1
1

Tiga Perubahan Sektoral Bakal Mewarnai Perekonomian Global pada 2027

Ilustrasi. | Foto: Media Asuransi/Angga Bratadharma

 

Media Asuransi, JAKARTA – Perekonomian global pada 2027 diperkirakan menghadapi sejumlah perubahan struktural yang memengaruhi arah perdagangan, investasi, pembiayaan, hingga pemanfaatan teknologi. Perubahan tersebut menuntut pelaku usaha dan industri jasa keuangan untuk semakin adaptif dalam menghadapi dinamika ekonomi yang terus berkembang.

|Baca juga: LPS Targetkan Penjaminan Polis Asuransi Berlaku Mulai 2027

Direktur Eksekutif Surveilans, Pemeriksaan, dan Pengaturan Bank Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Ridwan Nasution, mengungkapkan terdapat tiga perubahan sektoral yang perlu menjadi perhatian dalam membaca prospek ekonomi global pada 2027. Ketiganya mencakup perubahan lanskap ekonomi global, struktur pembiayaan, serta transformasi teknologi dan kecerdasan buatan (AI).

Ridwan menjelaskan, perubahan pertama berkaitan dengan perkembangan ekonomi global yang semakin menempatkan keamanan rantai pasok, ketahanan energi, dan ketergantungan strategis sebagai pertimbangan utama dalam pengambilan keputusan perdagangan maupun investasi.

|Baca juga: LPS Ungkap 3 Syarat untuk Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Berkualitas

“Pertama, perkembangan sektor ekonomi global. Negara-negara semakin mempertimbangkan keamanan rantai pasok, ketahanan energi, dan ketergantungan strategis dalam kebijakan perdagangan serta investasi,” ujarnya dalam Sambutan acara FWD Economic Outlook 2027 dengan tema Navigating Tomorrow with Confidence di Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin, 19 Oktober 2026.

|Baca juga: New RBC Disiapkan, OJK Pastikan Batas Minimum Solvabilitas Asuransi Masih di 120%

Perubahan tersebut menunjukkan bahwa keputusan ekonomi antarnegara tidak lagi hanya ditentukan oleh pertimbangan efisiensi dan keuntungan, tetapi juga oleh kebutuhan menjaga ketahanan ekonomi. Kondisi ini menjadi tantangan sekaligus peluang bagi Indonesia untuk memperkuat daya saing, diversifikasi rantai pasok, serta ketahanan sektor-sektor strategis.

Perubahan kedua yang disoroti Ridwan adalah transformasi struktur pembiayaan global. Kebutuhan pembiayaan yang meningkat, termasuk untuk mendukung berbagai sektor ekonomi, berpotensi memengaruhi arah aliran modal internasional dan strategi pendanaan.

Editor: Irdiya Setiawan 

 

 

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post OJK Siapkan Data Risiko Pendukung Program Penjaminan Polis

Member Login

or