Media Asuransi, JAKARTA – Kita mungkin sering mendengar tentang jenis asuransi unitlink yang melindungi sekaligus berinvestasi. Tapi pertanyaannya adalah unitlink seperti apa sih yang cocok dengan diri kita masing-masing?
Pertama pahami dulu bagaimana cara kerjanya. Unitlink merupakan asuransi jiwa yang memiliki dua manfaat, yaitu manfaat proteksi dan manfaat investasi. Manfaat proteksi akan didapatkan ketika pemilik polis mengalami risiko seperti meninggal dunia, sakit kritis, cacat tetap dan lain sebagainya.
|Baca juga: Dari Beban Kerja hingga Lingkungan, Ini Penyebab Karyawan Memilih Resign
|Baca juga: Kenali Toxic Leadership: Ciri, Dampak, dan Penyebab Bos yang Merusak Tim!
Maka saat risiko tersebut terjadi, uang pertanggungan akan keluar dan diterima oleh tertanggung (penerima manfaat) sesuai dengan yang tertulis di dalam polis asuransi.
Kedua, manfaat investasi. Yang dimaksud dengan manfaat investasi adalah pemegang polis akan mengalokasikan sebagian dari premi yang dibayarkan untuk kebutuhan investasi. Porsi investasi ini ditentukan oleh pemegang polis sejak awal pengajuan polis asuransi.
|Baca juga: 3 Ciri Pemimpin yang Jadi Penghambat, Bukan Pendorong Kemajuan
|Baca juga: Ingin Beli Asuransi untuk Orang Lain? Coba Cek Dulu Informasi Berikut!
Tapi perlu diingat, pada dasarnya investasi pada unitlink merupakan investasi jangka panjang. Jadi rencanakan kebutuhan investasi kita sejak dini.
Selain itu, calon nasabah perlu menyesuaikan profil risiko dengan fund investasi yang akan dipilih. Bagi yang konservatif, cocok dengan jenis investasi rendah risiko seperti deposito. Tipe yang lebih moderat akan mengambil risiko lebih tinggi seperti memasukan sebagian investasi dalam bentuk saham.
View this post on Instagram
Untuk tipe agresif siap menghadapi risiko tinggi seperti 90 persen investasinya berbentuk saham. Ada proteksi, ada investasi. Untuk proteksi, Anda harus memahami dulu, berapa besar uang pertanggungan yang cukup untuk penerima manfaat seperti keluarga atau orang tua.
Mengutip Allianz Indonesia, Kamis, 28 Mei 2026, ada tiga poin yang bisa dijadikan pertimbangan:
- Biaya hidup bulanan untuk jangka waktu tertentu.
- Utang atau cicilan.
- Dana kebutuhan khusus, seperti dana pendidikan, dan pernikahan anak.
Jadi pada asuransi unitlink, kita harus tentukan prioritas utama dari memiliki produk asuransi ini. Apakah untuk proteksi atau investasi. Namun sesuai namanya yakni asuransi maka manfaat proteksi haruslah yang diprioritaskan.
|Baca juga: BFI Finance (BFIN) Klarifikasi soal Berita Penarikan Paksa Mobil di Tangerang Selatan
Setelah kita memahami manfaat proteksi yang kita butuhkan dan investasi yang kita inginkan, barulah sesuaikan dengan kemampuan kita membayar premi asuransi.
Editor: Angga Bratadharma
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

