Media Asuransi, JAKARTA – Sekolah Tinggi Manajemen Risiko dan Asuransi (STIMRA) menggelar Wisuda Lulusan Program Strata (S1), Diploma III (D3), serta Program Gelar Profesi International The Australian and New Zealand Institute of Insurance and Finance (ANZIIF).
Acara wisuda yang diikuti 67 wisudawan, digelar di Jakarta Utara, Rabu, 23 September 2026. Dari jenjang pendidikan D3 ada 11 wisudawan, S1 ada 26 wisudawan, dan gelar profesi ANZIIF ada 30 wisudawan.
|Baca juga: 3 Bekal dari OJK untuk Para Lulusan STIMRA
Ketua STIMRA, Abitani Barkah Taim, saat memberikan sambutan menyampaikan bahwa sejak tahun 1998, STIMRA telah meluluskan 1.615 alumni, termasuk yang diwisuda kali ini. Menurutnya, dengan penguasaan ilmu di bidang manajemen risiko dan asuransi, maka kesempatan berkarier bagi lulusan STIMRA terbuka luas di industri perasuransian.
|Baca juga: Para Wisudawan STIMRA Diminta Bisa Menjawab Tantangan Industri Asuransi Indonesia
“Begitu pula peluang karier pada perusahaan selain perasuransian, seperti perbankan, rumah sakit, health care, dana pensiun, atau perusahaan lainnya,” kata Abitani.
Sementara itu, Ketua Yayasa Asuransi Indonesia (YAI), Boyke Lukman, saat memberikan sambutan mengatakan bahwa kesiapan SDM merupakan modal utama dalam menghadapi perubahan yang sangat ekstrim di era digitalisasi dan keterbukaan. “Hal ini tentu sangat berpengaruh terhadap eksistensi Indonesia di mata dunia perasuransian, di samping kesiapan modal finansial dan teknologi,” tuturnya.
Editor: S. Edi Santosa
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
