1
1

Tips Memilih Asuransi Kendaraan untuk Mobil Biasa Maupun Mobil Listrik

Associate Director of Sales Sompo Indonesia, Suhandi Sumantri. | Foto: Sompo Indonesia

Media Asuransi, JAKARTA – Seiring semakin beragamnya jenis kendaraan di jalan, mulai dari jenis mesin berbahan bakar bensin/solar hingga kendaraan listrik, kebutuhan akan perlindungan atas kendaraan pun ikut berkembang.

Perbedaan karakteristik, biaya perawatan, hingga potensi risiko dari masing-masing jenis kendaraan membuat pemilik perlu lebih cermat dalam menentukan perlindungan yang tepat, terutama dalam mengantisipasi berbagai kemungkinan yang dapat terjadi di jalan.

|Baca juga: Tips dari Sompo Insurance Supaya Menikmati Liburan Panjang dengan Nyaman dan Aman

Lantas, bagaimana cara memilih perlindungan kendaraan yang sesuai? Simak penjelasan Associate Director of Sales PT Sompo Insurance Indonesia (Sompo Indonesia), Suhandi Sumantri, berikut ini.

 

Kenali Pelindungan Dasar Kendaraan

Secara umum, ada dua skema asuransi kendaraan. Pertama adalah total loss only (TLO), yaitu jenis asuransi yang memberikan pelindungan hanya jika kendaraan mengalami kerusakan berat, atau biaya perbaikan mencapai atau melebihi 75 persen dari nilai pertanggungan, atau kendaraan hilang karena pencurian.

Sedang yang kedua adalah asuransi komprehensif, asuransi yang menawarkan perlindungan yang lebih luas, termasuk kerusakan sebagian akibat:  tabrakan, tergelincir, terbalik, benturan, perbuatan jahat, kebakaran, kerusakan dalam penyeberangan dengan kapal resmi dan dibawah direktorat jenderal perhubungan darat dan termasuk pula didalamnya kehilangan/pencurian.

|Baca juga: Sompo Insurance Ajak Warga Semarang Jalani Gaya Hidup Sehat

Pemilihan jenis pelindungan ini sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan, intensitas penggunaan, dan kondisi finansial, sedangkan dari sisi asuransi akan melihat faktor risikonya, antara lain usia kendaraan, jenis dan merk kendaraan, dan lain-lain.

“Asuransi komprehensif dikenakan biaya premi yang lebih tinggi dibandingkan TLO karena memiliki beragam jenis pelindungan yang melekat pada skema ini,” kata Suhandi dalam keterangan tertulis yang dikutp Jumat, 1 Mei 2026.

Sesuaikan dengan Jenis Kendaraan

Setiap jenis kendaraan memiliki karakteristik risiko yang berbeda. Untuk kendaraan konvensional risiko terbesar ada di mesin dan chasis, sedangkan untuk kendaraan listrik memiliki komponen utama atau risiko terbesar pada baterai. Karena itu, penting untuk memastikan bahwa polis asuransi yang dipilih benar-benar mencakup kebutuhan spesifik kendaraan.

Cek Manfaat Tambahan (Rider)

Selain pelindungan utama, perusahaan asuransi menghadirkan beragam manfaat tambahan, seperti pelindungan terhadap banjir, huru-hara, terorisme, gempa bumi, kecelakaan diri pengemudi dan penumpang, hingga tanggung jawab hukum terhadap pihak ketiga.

|Baca juga: Ini Tips dari Sompo Insurance untuk Pilih Asuransi Kendaraan Bermotor

Anda tinggal memilih manfaat tambahan yang sesuai dengan kebutuhan kondisi lingkungan. “Misalnya, jika tinggal di daerah rawan banjir, pastikan risiko tersebut termasuk dalam polis,” jelas Suhandi.

Bandingkan Premi dan Manfaat

Premi murah memang menggiurkan, namun perlu diperhatikan juga hal lainnya. Bandingkan manfaat yang diberikan, termasuk batas pertanggungan, jaringan bengkel rekanan nasional, serta kemudahan proses klaim. Premi yang sedikit lebih tinggi akan sepadan jika mendapatkan perlindungan yang jauh lebih lengkap, serta kemudahan layanan klaim.

Pahami Isi Polis dengan Teliti

Salah satu kesalahan umum yang terus berulang adalah tidak membaca isi polis secara menyeluruh dan tidak memahaminya. Padahal, di dalamnya terdapat informasi penting mengenai pengecualian, prosedur klaim, serta hak dan kewajiban pemegang polis. “Pastikan memahami semua ketentuan yang ada, agar tidak mengalami kendala saat mengajukan klaim di kemudian hari,” tegas Suhandi.

Proses Klaim yang Jelas

Perusahaan asuransi hanya akan memproses klaim yang diajukan oleh nasabah, yang mengacu pada polis asuransi yang telah disepakati oleh kedua pihak. Tidak berdasarkan informasi dari tempat lain, seperti tawaran dari agen penjual asuransi ataupun informasi di internet.

Nantinya akan ada proses analisa dari perusahaan asuransi untuk mengidentifikasi kerusakan dan dilanjutkan dengan proses persetujuan, dan terakhir nasabah tinggal menghubungi bengkel rekanan yang telah ditunjuk untuk dilakukan proses perbaikan kendaraan. Selain proses klaim yang jelas, jumlah jaringan bengkel rekanan yang mampu melayani perbaikan juga dapat dijadikan acuan dalam memilih perlindungan kendaraan.

Pilih Perusahaan Asuransi Terpercaya

Terakhir, pastikan memilih perusahaan asuransi yang memiliki reputasi baik, layanan pelanggan responsif, serta proses klaim yang jelas dan transparan. Mencari ulasan lewat internet atau rekomendasi dari pengguna asuransi lain juga bisa menjadi langkah bijak sebelum mengambil keputusan, selain dari sisi harga atau besaran premi asuransinya.

Editor: S. Edi Santosa

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post Bitcoin Business Index (BBI) Perkuat Framework UMKM-BRI untuk Dorong Ketahanan Bisnis Indonesia
Next Post Ini 12 Cara Pilih Tempat Liburan Sesuai Budget Ala Allianz

Member Login

or