Media Asuransi, GLOBAL – Orang-orang kaya atau High-Net-Worth Individuals (HNW) di Singapura kini semakin banyak yang memilih tetap bekerja meski sudah memasuki usia pensiun. Mereka juga mulai menata ulang keuangan untuk menghadapi usia hidup yang lebih panjang.
Riset Manulife dan FT Longitude dalam laporan The New Fluidity mencatat, 57 persen HNW di Singapura ingin tetap bekerja setelah usia pensiun. Bahkan, 30 persen berencana bekerja selama mungkin. Setelah meninggalkan pekerjaan utama, 35 persen ingin menjadi penasihat dan 24 persen berencana membuka usaha baru.
Melansir laman Insurance Asia, Kamis, 20 Agustus 2026, namun kesiapan keuangan mereka masih belum sepenuhnya matang. Sebanyak 68 persen responden lebih sering memperbarui rencana keuangan karena perubahan pasar, geopolitik, atau pajak.
Sementara 69 persen sudah menyiapkan rencana cadangan untuk menghadapi berbagai kondisi. Meski demikian, hanya 16 persen yang sudah memiliki rencana keuangan lengkap yang mengatur investasi, pemasukan saat pensiun, biaya kesehatan, hingga pembagian harta kepada keluarga.
|Baca juga: Sequis Life Dorong Perempuan Wirausaha Perluas Relasi yang Bermakna
|Baca juga: BI-Rate Tetap 5,75% Demi Perkuat Stabilitas Rupiah dan Jaga Sasaran Inflasi
Usia hidup yang semakin panjang juga membuat 64 persen responden lebih mengutamakan fleksibilitas dibanding sekadar menambah kekayaan. Sebanyak 57 persen bahkan telah mengubah susunan investasinya agar bisa menjalani hidup dengan lebih fleksibel.
Soal kekhawatiran, 59 persen responden paling mencemaskan apakah penghasilan mereka akan cukup untuk jangka panjang. Biaya kesehatan menjadi kekhawatiran berikutnya bagi 55 persen responden.
Sementara untuk warisan, 51 persen mengaku belum pernah melibatkan anak atau generasi penerus dalam pembicaraan mengenai pengelolaan kekayaan keluarga. Hanya 45 persen yang yakin generasi berikutnya mampu mengelola harta keluarga dengan baik.
Riset tersebut melibatkan 1.000 orang kaya di Asia Pasifik dan Timur Tengah, termasuk 250 responden di Singapura, dengan kekayaan bersih mulai US$3 juta hingga lebih dari US$50 juta.
Editor: Angga Bratadharma
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

