1
1

Chandra Asri Akuisisi Shell Energy and Chemicals Park Singapore

PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA). | Foto: Ist

Media Asuransi, JAKARTA – PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), dan Glencore plc (Glencore), salah satu perusahaan sumber daya alam terkemuka di dunia, telah menandatangani Perjanjian Jual Beli dengan Shell Singapore Pte. Ltd (SSPL) untuk mengakuisisi seluruh kepemilikannya di Shell Energy and Chemicals Park Singapore (SECP).

Setelah melalui proses lelang yang kompetitif, CAPGC Pte. Ltd. (CAPGC), perusahaan patungan yang mayoritas dimiliki dan dioperasikan oleh Chandra Asri Group dan minoritas oleh Glencore melalui anak perusahaannya masing-masing, sepakat untuk mengakuisisi SECP yang terdiri dari kilang minyak mentah dengan kapasitas pemrosesan sebesar 237.000 barel per hari, ethylene cracker berkapasitas 1,1 juta metrik ton per tahun di Pulau Bukom dan aset kimia hilir di Pulau Jurong.

Presiden Direktur dan CEO Chandra Asri Group, Erwin Ciputra mengatakan, akuisisi ini merupakan keberhasilan dari strategi M&A terprogram perseroan untuk menjadi pemain kimia dan infrastruktur terkemuka di Kawasan ini, dan akan semakin memperkuat ketahanan bisnis perseroan.

|Baca juga: Peringkat Chandra Asri Pacific (TPIA) Ditegaskan idAA-, Ini Alasannya

“Integrasi platform energi dan bahan kimia baru di Pulau Bukom dan Jurong, Singapura, dengan kehadiran kami yang telah mapan di Cilegon, Indonesia, akan mendorong perluasan penawaran produk dan peningkatan layanan, sehingga memungkinkan kami menangkap peluang baru di pasar Asia Tenggara yang sedang berkembang,” jelasnya dalam keterangan resmi dikutip, Senin, 13 Mei 2024.

Managing Director Glencore Singapore, Quek Chin Thean mengatakan, pihaknya sangat gembira mengumumkan akuisisi ini dan sangat yakin akan keberhasilan kemitraan usaha patungan perusahaan dengan Chandra Asri Group di CAPGC.

SECP merupakan aset utama di Asia Tenggara, berlokasi secara unik dan strategis di Singapura yang merupakan pusat perdagangan energi terkemuka di Asia.

“Kompleks kilang dan bahan kimia yang terintegrasi merupakan operasi canggih yang dijalankan oleh tenaga kerja yang sangat berbakat serta profesional, dan memainkan peran penting dalam membuka peluang baru agar tetap kompetitif di tengah transisi energi, merencanakan pertumbuhan jangka panjang di masa depan, memperluas dan memperpanjang penawaran kami, serta memberikan nilai luar biasa bagi seluruh pemangku kepentingan kami.”

Transaksi ini masih menunggu persetujuan regulator dan diharapkan selesai pada akhir tahun 2024.

Editor: Achmad Aris

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post Pendanaan Insurtech Global Turun 18% di Kuartal I/2024
Next Post Infovesta: Investor Bisa Buy on Weakness Saham Bank Big Caps

Member Login

or