1
1

Manulife Aset Manajemen Indonesia Raih Penghargaan di Ajang AAM Best of the Best Awards 2026

CEO MAMI, Afifa (kiri) saat menerima award di Hong Kong. | Foto: MAMI

Media Asuransi, JAKARTA – PT Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI), perusahaan manajer investasi terbesar di Indonesia, tahun ini kembali memboyong beberapa penghargaan bergengsi pada ajang Best of the Best Awards 2026 yang digelar oleh Asia Asset Management di Hong Kong.

Predikat Best Asset Management Company berhasil dipertahankan MAMI untuk yang ke-10 kali, sementara Best Bond Manager kembali diboyong untuk yang ke-3 kalinya. Satu penghargaan yang juga diperoleh adalah CEO of the Year yang dianugerahkan kepada Afifa, CEO & President Director MAMI. Pencapaian ini semakin mengukuhkan MAMI sebagai manajer investasi yang andal serta menjadi mitra investasi pilihan para investor di Indonesia.

|Baca juga: Inilah Strategi Portofolio Reksa Dana Obligasi Versi MAMI

Mengungkapkan rasa syukur dan terima kasihnya atas ketiga penghargaan ini, Afifa menyatakan bahwa di tahun ke-30 kiprah MAMI di Indonesia, penghargaan ini menjadi pengakuan atas prestasi talenta-talenta hebat MAMI dalam menyuguhkan solusi dan layanan investasi berkualitas.

Menurut dia, MAMI secara konsisten mempertahankan posisi terdepannya di industri dengan terus menyuguhkan inovasi pada berbagai solusi investasi berkualitas termasuk reksa dana dan Kontrak Pengelolaan Dana, serta mengedepankan kepentingan setiap nasabahnya melalui disiplin pengelolaan portofolio investasi yang tinggi serta tata kelola yang baik.

“Fokus kami adalah keseimbangan antara manajemen risiko yang kuat dan kemampuan menghasilkan alpha secara konsisten di seluruh portofolio yang kami kelola. Kami juga terus berinovasi untuk mempersembahkan peluang-peluang baru melalui rangkaian solusi kami bagi nasabah ritel dan institusi kami,” katanya dalam keterangan tertulis, Selasa, 14 April 2026.

|Baca juga: MAMI Perkirakan Kebijakan Pemerintah di 2026 Masih Pro Pertumbuhan

MAMI dinobatkan sebagai Best Asset Management Company oleh Asia Asset Management sebanyak sepuluh kali di tahun 2015, 2016, 2018, 2020, 2021, 2022, 2023, 2024, 2025, dan 2026, dengan tujuh penghargaan di antaranya diraih secara berturut-turut dalam kurun waktu tujuh tahun, yaitu dari 2020 hingga 2026.

Predikat ini dimenangkan MAMI bukan hanya berkat skala dan pertumbuhan bisnisnya, melainkan juga atas konsistensi, tata kelola kuat dan disiplin pengelolaan investasi yang tinggi, budaya dan kinerja tim, serta sumbangsih bagi masyarakat.

Sementara itu, penghargaan Best Bond Manager yang berhasil diraih MAMI untuk tiga tahun berturut-turut sejak tahun 2024, merupakan bukti atas kepiawaian MAMI mengelola portofolio pendapatan tetap melalui beragam solusi dan strategi.

Selama enam tahun sejak 2020, MAMI berhasil mempertahankan posisi terdepan di industri melalui pertumbuhan dana kelolaan yang signifikan, baik di segmen ritel maupun institusi. Budaya kerja yang sehat, kolaborasi, kesetaraan, saling menghargai serta memberikan ruang bertumbuh bagi para karyawan adalah cara MAMI membangun fondasi yang kuat dari sisi internal.

|Baca juga: Inilah Strategi Alokasi Bekal Pensiun dari MAMI, Agar Uang Bertahan Seumur Hidup

Sedangkan fondasi eksternal dibangun di atas komitmen untuk menjadi mitra investasi andalan bagi setiap investor Indonesia dengan terus memperluas jaringan distribusi, memberikan sumbangsih inovasi bagi kemajuan industri pengelolaan investasi di Indonesia, meningkatkan kapabilitas, hingga memberi edukasi di berbagai saluran informasi.

Hingga akhir tahun 2025, MAMI memiliki total dana kelolaan sebesar Rp124,3 triliun, sehingga menjadikan MAMI sebagai perusahaan manajer investasi di Indonesia dengan pangsa pasar 11,9 persen di antara sekitar 90 manajer investasi yang beroperasi di Indonesia. MAMI juga merupakan pengelola reksa dana terbesar di Indonesia dengan dana kelolaan reksa dana mencapai Rp63 triliun per Desember 2025 dengan pangsa pasar 9,3 persen.

Saat ini MAMI mengelola 37 reksa dana dan 72 Kontrak Pengelolaan Dana (KPD) yang dipasarkan melalui tiga jalur distribusi, yaitu Institutional Sales, Partnership Distribution, dan Direct Retail Distribution. Jumlah investor MAMI pun bertumbuh ke angka 2,6 juta investor di periode yang sama, setara dengan 12,8 persen total investor reksa dana di Indonesia yang mencapai 20,2 juta investor (data KSEI, per Desember 2025).

Pada 31 Maret 2026, MAMI merampungkan akuisisi atas PT Schroder Investment Management Indonesia (Schroders Indonesia), yang semakin meneguhkan posisi MAMI sebagai manajer investasi pilihan investor. CEO MAMI, Afifa, menjelaskan bahwa intensi dari akuisisi ini bukan sekadar transaksi untuk meningkatkan skala bisnis, melainkan sebagai pembuka babak baru dalam perjalanan kami untuk memberikan dampak yang lebih luas.

“Dengan menggabungkan talenta dan keahlian MAMI dan Schroders Indonesia, kami sekaligus meningkatkan kemampuan kami dalam menghadirkan solusi investasi berkualitas tinggi dan memperkuat kepemimpinan kami di industri manajer investasi Indonesia yang terus bertumbuh,” tuturnya.

Editor: S. Edi Santosa

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post BEI Berikan Penghargaan untuk Pengguna Jasa SPPA Terbaik 2025
Next Post IHSG Terus Melaju Dipicu Sentimen Positif Timur Tengah

Member Login

or