Media Asuransi, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) ditutup dalam kondisi terkoreksi tipis pada akhir perdagangan Jumat, 29 Mei 2026. IHSG turun tipis 2 poin atau 0,05 persen ke level 6.127 seiring rupiah yang makin tertekan.
|Baca juga: IHSG Berpotensi Terkoreksi, BNI Sekuritas Sarankan 6 Saham Pilihan Ini untuk Investor
Total nilai transaksi di bursa mencapai Rp 48,3 triliun. Sebanyak 284 saham menguat, sedangkan 430 saham turun dan 245 saham stagnan. Volume perdagangan sebanyak 43,03 miliar saham dengan frekuensi sebanyak 2,3 juta kali.
IHSG sempat menguat di sesi I seiring berita menggembirakan seputar perundingan Amerika Serikat dengan Iran. Seorang pejabat Gedung Putih mengonfirmasi laporan Axios yang menyebut AS dan Iran “sebagian besar telah menyepakati” syarat-syarat kesepakatan yang bertujuan menghentikan sementara konflik selama tiga bulan tersebut.
|Baca juga: IHSG Sesi I Menguat ke 6.217
Namun depresiasi rupiah hari ini berlanjut, dengan rupiah ditutup di 17.881 per dolar AS atau melemah 0,2 persen, setara 35 poin.
Dolar makin perkasa setelah data ekonomi semalam menunjukkan indeks harga pengeluaran konsumsi pribadi (PCE) April naik 0,4 persen dibandingkan Maret (Month on Month) dan inflasi inti PCE tumbuh 0,2 persen. Hal ini akan membuat The Fed mempertahankan suku bunga tingginya saat ini di 3,5-3,7 persen sehingga investor lebih berminat memegang dolar daripada mata uang negara lain.
Editor: Irdiya Setiawan
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

