Media Asuransi, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat pada awal pekan, Senin, 25 Mei 2026. IHSG ditopang sentimen positif seputar kesepakatan AS-Iran untuk mengakhiri perang secara permanen yang saat ini masih dalam masa gencatan senjata.
|Baca juga: IHSG Sesi I Kembali Menguat
IHSG naik 44,3 poin, setara 0,72 persen ke level 6.206,3. Adapun total nilai transaksi di bursa mencapai Rp 16,41 triliun. Volume perdagangan melibatkan 25,44 miliar saham dengan frekuensi sebanyak 2,03 juta kali. Sebanyak 498 saham menguat, sedangkan 243 saham turun dan 218 saham stagnan.
Minat pada aset berisiko saham meningkat seiring berita dari Amerika Serikat hari ini. Presiden AS Donald Trump mengatakan Washington dan Iran telah “sebagian besar menegosiasikan” nota kesepahaman tentang kesepakatan yang akan membuka kembali jalur Selat Hormuz. Bahkan Wakil Presiden JD Vance menyebut proses kesepakatan telah mencapai 95 persen.
|Baca juga: Mirae Asset Sekuritas Sebut Saham Sektor Perbankan Berpotensi Cuan saat IHSG Terjungkal
Namun mata uang rupiah masih melemah karena kekhawatiran defisit transaksi berjalan. Rupiah ditutup di Rp17.743 per dolar AS, atau melemah 0,19 persen dibandingkan penutupan akhir pekan. Data Bank Indonesia menunjukkan defisit transaksi berjalan melonjak hingga mencapai US$ 4 miliar pada periode Januari sampai Maret. Angka ini setara dengan 1,1 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB).
Editor: Irdiya Setiawan
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

