Media Asuransi, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat di sesi I, Senin, 25 Mei 2026. IHSG bertambah 57,30 poin atau 0,93 persen ke 6.219,34 pada akhir perdagangan sesi I. IHSG kembali menguat setelah rebound di perdagangan Jumat pekan lalu.
|Baca juga: IHSG Sempat Anjlok Parah ke Level Terendah, Berikut Bocoran Rekomendasi IPOT untuk Pekan Ini
Sebanyak 511 saham naik, 204 saham turun dan 99 saham stagnan. Total volume perdagangan saham di bursa hingga sesi I hari ini mencapai 16,99 miliar saham, dengan total nilai Rp9,26 triliun.
Pelaku pasar mulai mengakumulasi saham-saham setelah selama delapan hari indeks tertekan akibat berbagai sentimen negatif, mulai dari dampak dicoretnya 18 saham Indonesia dari indeks MSCI hingga terpusatnya ekspor komoditas di bawah PT Danantara Sumberdaya Indonesia.
|Baca juga: IHSG Mulai Pulih dari Koreksi Panjang
Menyusul Keputusan MSCI, FTSE Russell ikut mencoret empat saham Indonesia dari indeks global FTSE Global Equity Index Series (GEIS) berdasarkan hasil tinjauan kuartalan Juni 2026 yang diumumkan pada Mei 2026. Pengumuman ini dirilis pada Sabtu, 23 Mei 2026, dini hari namun tidak menimbulkan gejolak pada perdagangan Senin ini.
Keempat saham yang dikeluarkan adalah PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA), PT Daaz Bara Lestari Tbk (DAAZ), PT Hillcon Tbk (HILL) dan PT Multistrada Arah Sarana Tbk (MLIA). Keempat saham ini didepak dari kategori large cap dan microcap karena masuk kategori dengan konsentrasi kepemilikan sangat tinggi (high shareholding concentration).
Sementara rupiah menguat tipis 0,05 persen ke Rp17.709 per dolar AS setelah beredar berita positif seputar perundingan Amerika Serikat dengan Iran. Media AS melaporkan kerangka kesepakatan AS-Iran telah mencapai 95 persen, termasuk soal nuklir Iran dan Selat Hormuz, sementara rincian akhir masih dinegosiasikan sebelum diumumkan resmi
Editor: Irdiya Setiawan
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

