Media Asuransi, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat di sesi I Rabu, 1 Juli 2026. IHSG bertambah 0,84 persen atau 47 poin ke 5.690,58 di akhir sesi pertama hari ini.
Penguatan IHSG ini disokong sebagian indeks sektoral. Sektor dengan penguatan terbesar dicetak IDX Sektor Barang Baku yang naik 3,27 persen. Total volume transaksi bursa mencapai 10,78 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 5,87 triliun. Sebanyak 362 saham naik harga, 249 turun harga dan 165 flat.
|Baca juga: Masuk Pasar Saham dengan Modal Minim
Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan tingkat inflasi pada periode Juni 2026 sebesar 0,44 persen secara bulanan (month to month/ mtom). Sementara secara tahunan inflasi sebesar 3,34 persen (year on year/ yoy) dan secara tahun kalender sebesar 1,79 persen (year to date/ ytd). Dengan demikian terjadi kecenderungan inflasi naik dari bulan ke bulan karena Mei lalu inflasi year on year hanya 3,08 persen.
Sementara peluang kenaikan bunga bank sentral AS belum surut usai Presiden Bank Federal Reserve Cleveland, Beth Hammack, mengatakan pada hari Selasa bahwa bank sentral mungkin perlu menaikkan suku bunga jika inflasi tidak mereda.
|Baca juga: BEI Sebut IHSG Cetak 24 Kali All Time High di 2025
Bulan ini The Fed mempertahankan bunga acuan di 3,50 persen – 3,75 persen. Tetapi para pembuat kebijakan memperkirakan kenaikan suku bunga di akhir tahun ini di tengah meningkatnya kekhawatiran tentang inflasi yang berada di atas target 2 persen bank sentral AS.
Editor: Irdiya Setiawan
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

