Media Asuransi, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup anjlok 3,46 persen, setara 228,56 poin ke 6.370,67 pada akhir perdagangan Selasa, 19 Mei 2026. Banyak faktor mempengaruhi tekanan indeks, mulai dari rebalancing indeks MSCI hingga sentimen geopolitik.
|Baca juga: IHSG Sesi I Anjlok ke 6.396
Sebanyak 112 saham naik, 612 saham turun dan 94 saham stagnan. Total volume perdagangan saham di bursa hari ini mencapai 45,50 miliar saham, dengan total nilai Rp 25,07 triliun.
Rebalancing indeks MSCI yang mencoret 18 emiten asal Indonesia memantik reaksi dana pasif untuk ikut menjual saham-saham yang dikeluarkan dari indeks MSCI dan mengalihkan ke saham-saham lain.
|Baca juga: Bos BI Tegaskan Cadangan Devisa RI Tetap Kuat Sesuai Standar IMF
Saham-saham yang tertekan di IHSG adalah saham-saham yang dikeluarkan dari MSCI, seperti PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN), PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN), PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) dan PT Darma Henwa Tbk (DEWA).
Untuk hari ini saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) terkoreksi 13,33 persen, demikian pula PT Darma Henwa Tbk (DEWA) yang tergerus 11,82 persen. Sementara saham BREN telah terkoreksi hingga 54 persen sejak sebulan terakhir.
Editor: Irdiya Setiawan
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

