Media Asuransi, JAKARTA – Ketua Umum Dewan Asuransi Indonesia (DAI), Yulius Bhayangkara, menegaskan pentingnya kesiapan industri asuransi nasional dalam menghadapi era transformasi digital dan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI). Menurutnya, penguasaan teknologi bukan sekadar otomatisasi proses bisnis, melainkan fondasi utama dalam menentukan arah masa depan industri.
|Baca juga: OJK dan AAJI Dorong Adopsi AI, Industri Asuransi Jiwa Diingatkan Waspadai Fraud
“Peran digitalisasi kini telah meresap ke dalam seluruh aspek kehidupan dan kegiatan operasional. Hadirnya AI dan teknologi yang semakin canggih telah mempermudah akses pengetahuan bagi semua pihak, sehingga industri dituntut untuk bergerak lebih cepat dan tanggap,” ujar Yulius saat memberikan sambutan dalam gelaran Top Digital Financial Award (TDFA) 2026 Media Asuransi dan CFO Award 2026 Media Asuransi yang berlangsung di Ballroom Hotel Aryaduta, Selasa, 6 Oktober 2026.
“Top Digital Financial Award sebenarnya bicara soal masa depan. Digital saat ini sudah menjadi teman berpikir kita, sudah menjadi bagian dari hidup seluruh transformasi. Bahkan dalam satu kegiatan, karena sudah masuknya AI, sudah masuknya digital yang lebih luar biasa pandainya. Jadi sampai saya lihat, digital ini menyebabkan pengetahuan itu diketahui semua. Menurut saya itu sangat penting,” imbuh Yulius.
|Baca juga: DAI Selenggarakan Insurance Leadership Executive Program
Ia melanjutkakan, ajang penghargaan seperti Top Digital Financial Award memegang peran strategis sebagai dorongan moral dari ekosistem industri dan media sosial bagi para pelaku usaha agar siap menghadapi perubahan zaman.
|Baca juga: Inilah Pemenang Top Digital Financial Award 2026 Media Asuransi
“Jadi menurut saya Top Digital Financial Award, bukan cuma bicara soal digitalisasi dan otomatisasi, tetapi ini adalah hukuman dari industri dan media sosial sebuah industri untuk mendorong kita semua mempersiapkan ini masuk ke era yang berubah. Jadi industri asuransi ke depan saya percaya akan ada perubahan yang harus kita selesaikan. Top Digital Finansial Award itu salah satu bagiannya untuk mendorong bagaimana kita sebagai industri siap untuk berubah dan mengandalkan kepentingannya,” pungkasnya.
Editor: Irdiya Setiawan
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
