1
1

Konsumen Mulai Nyaman di Aset Kripto, Apa Alasannya?

Ilustrasi. | Foto: Kaspersky

Media Asuransi, JAKARTA – Survei global baru The Super Sale Game: who’s the winner? A study on how we shop and pay’, yang dilakukan oleh Arlington Research untuk Kaspersky menunjukkan konsumen mulai kehilangan rasa takutnya terhadap aset kripto. Hal itu karena para gamer memimpin jalan menuju normalisasi aset kripto.

Mengutip Kaspersky, Sabtu, 23 Desember 2023, menurut penelitian tersebut, 81 persen gamer yang merespons saat ini memiliki mata uang digital, dan 55 persen subjek penelitian menggambarkan diri mereka sebagai ‘sangat berpengetahuan’ atau ‘sangat berpengetahuan mendalam tentang aset kripto’.

Temuan mengejutkan lainnya adalah kesenjangan pengetahuan antara pria dan wanita telah menyempit sejak 2022. Studi ini juga menemukan hampir separuh konsumen percaya aset kripto menentukan masa depan dalam aktivitas berbelanja dan akan dengan senang hati menggunakannya sebagai opsi pembayaran bagi masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

“Sebanyak 38 persen bahkan akan menggunakannya dalam berbelanja bahan makanan,” kata penelitian tersebut.

Survei global membuktikan terdapat tingkat kesadaran yang sangat tinggi tentang aset kripto dengan 92 persen responden pernah mendengarnya. Sebanyak 50 persen menyatakan mereka telah mendengarnya, dan memahami apa itu.

|Baca: 3 Mesin Ini Diyakini Buat Indonesia Capai Target Pertumbuhan Ekonomi

Faktanya, asosiasi terbesar dengan aset kripto di seluruh dunia menganggap mata uang ini mewakili masa depan uang, meskipun beberapa negara masih skeptis. Mempertimbangkan hal ini, Kaspersky mengeksplorasi perilaku dan sikap pengguna terhadap penggunaan aset kripto.

Kaspersky menemukan pengetahuan konsumen tentang aset kripto dan kepercayaan mereka terhadapnya telah meningkat. Lebih dari separuh responden dalam survei (55 persen) menyatakan bahwa mereka ‘sangat’ atau ‘sangat berpengetahuan mendalam’ tentang mata uang digital.

Ilustrasi aset kripto. | Foto: Kaspersky

Keakraban perempuan dengan subjek ini tampaknya semakin meningkat, karena 41 persen dari mereka mengatakan bahwa mereka tahu banyak tentang kripto dibandingkan dengan 46 persen laki-laki –sebuah kesenjangan yang semakin mengecil dari tahun ke tahun. Gamer juga sangat berpengetahuan untuk hal ini, 81 persen bahkan memiliki kripto.

|Baca: Menkeu Pede Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2024 Terjaga di Atas 5%

Berdasarkan hasil penelitian, hampir separuh responden percaya bahwa pembayaran kripto akan menjadi pilihan umum untuk belanja daring (44 persen), dan 40 persen responden akan lebih sering menggunakannya, mengingat lebih banyak peluang.

Selain mayoritas (87 persen) merasa nyaman membayar pembelian daring dengan uang digital, sebagian besar responden (86 persen) bahkan merasa nyaman menggunakannya untuk membayar barang dagangan mereka di toko fisik.

Tentu saja, para gamer cenderung membeli barang yang berhubungan dengan minat mereka seperti video game (65 persen), dan pembelian atau upgrade dalam game (47 persen). Tapi 54 persen juga menggunakannya membeli peralatan gaming seperti keyboard khusus –Anda bahkan dapat membeli roda kemudi, stik persneling, dan pedal khusus untuk permainan balap.

Kurang siap membeli barang bernilai tinggi

Menariknya, para pembeli ini kurang siap untuk membeli barang-barang bernilai sangat tinggi seperti rumah (24 persen) atau mobil (31 persen) menggunakan kripto. Mengenai kekhawatiran dan risiko terkait kripto, volatilitas dan penipuan disebutkan oleh 43 persen responden.

Potensi kerentanan yang dirasakan telah membuat beberapa pembeli enggan, karena 15 persen tidak yakin bagaimana cara melindungi aset kripto secara memadai, sehingga membuat mereka cenderung tidak menggunakannya.

“Hasil survei menunjukkan pemahaman pengguna tentang asset kripto telah berkembang selama beberapa tahun terakhir. Kini lebih dari separuh responden (55 persen) yakin bahwa mereka sudah atau sangat berpengetahuan tentang uang digital,” pungkas Wakil Presiden, Konsumen Pemasaran Produk Kaspersky Marina Titova.

Editor: Angga Bratadharma

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post Kemenhub Optimalkan Pengawasan Lalu Lintas Jelang Nataru
Next Post Presiden Groundbreaking Gedung Polres Khusus IKN

Member Login

or