Reliance Sekuritas: IHSG Berpotensi Kembali Menguat

Media Asuransi – Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diperkirakan bergerak menguat setelah berhasil ditutup di zona positif 0,56% pada perdagangan sebelumnya.

Head of Research Equity Technidal Analyst PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk, Lanjar Nafi, mengatakan bahwa secara teknikal IHSG kuat di atas level psikologis 6.000. Potensi melanjutkan penguatan setelah break out resistance MA5 sebagai konfirmasi optimisme investor selanjutnya. 

Baca juga: Rights Issue, Summarecon (SMRA) Incar Dana Segar Rp1,5 Triliun

Dia menjelaskan indikator stochastic bergerak dengan bullish momentum dengan MACD yang divergence positif antara MACD dan Histogram memberikan indikasi cross over positif pada area undervalue. “Sehingga secara teknikal IHSG berpotensi bergerak menguat dengan support resistance 6.008-6.161,” katanya melalui riset harian yang dikutip Media Asuransi, Kamis (8/4/2021). 

Menurutnya, saham-saham yang dapat dicermati secara teknikal di antaranya; ADRO, ANTM, ASRI, BBCA, BBRI, ICBP, INDY, MAPI, MIKA, PGAS, dan WSKT.

Kemarin, IHSG (+0,56%) ditutup naik 33.85 poin ke level 6.036,62 dengan saham-saham di sektor Perdagangan (+1,06%) dan Infrastruktur (+0,80%) menjadi pemimpin penguatan. IHSG sempat bergerak terkonsolidasi mengiringi pergerakan yang mixed pada indeks acuan di Asia. 

Baca juga: Indo Tambangraya (ITMG) Bagikan Dividen Sebesar US$35,5 Juta

“Investor kembali optimistis dengan setelah alami kekhawatiran akibat penurunan cadangan devisa Indonesia yang dirilis di bawah ekspektasi sebesar US$137,1 miliar dari ekspektasi US$139 miliar dan pemististis dari pemangkasan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia dari 4,8% menjadi 4,3% oleh IMF.” 

Saham ANTM, EMTK dan ISAT menjadi leader penguatan IHSG. Kerja sama EV Batterty, Privat Placement EMTK hingga potensi dana segar akibat penjualan menara Indosat menjadi faktor utama.

Baca juga: Listing Hari Ini, LFLO Sah Jadi Saham Syariah

Sementara itu, Bursa Asia menutup perdagangan dengan bervariasi. Pelemahan terjadi pada indeks Hang Seng (-0,91%) dan CSI300 (-0,71%) dan Penguatan pada indeks Nikkei (+0,12%) dan TOPIX (+0,67%) naik. Investor menanti detail dari pertemuan terbaru the Fed.

Adapun, Bursa Eropa mengikuti pergerakan bursa Asia dengan dibuka bervariasi. Indeks FTSE (+0,81%) dan CAC40 (+0,22%) naik sedangkan indeks Eurostoxx (-0,07%) dan DAX (-0,02%) turun. Ketidakpastian akan pembukaan kembali ekonomi di Eropa dan kekhawatiran penyebaran Covid-19 varian baru yang meluas menjadi trigger negatif. “Selanjutnya investor menanti pertemuan IMF dan Grup Bank Dunia 2021 setelah IMF berencana merevisi pertumbuhan ekonomi global.” Aca 

Leave a Reply