Reliance Sekuritas: IHSG Berpotensi Lanjutkan Penguatan

Media Asuransi – Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada awal pekan ini diperkirakan melanjutkan penguatan setelah berhasil rebound 1,19% pada perdagangan akhir pekan lalu.

Head of Research Equity Technical Analyst PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk, Lanjar Nafi mengatakan, secara teknikal IHSG bergerak membentuk pola above the stomach candlestick dengan potensi rebound di level support lower bollinger bands dan kembali menguji resistance Moving Average 50 hari di kisaran level 6.242.

Dia menjelaskan, indikator stochastic berpotensi golden-cross pada area oversold dengan RSI yang memiliki momentum yang cukup rendah. “Sehingga diperkirakan IHSG berpotensi melanjutkan penguatan dengan support resistance 6.158-6.24,” jelasnya melalui riset harian yang dikutip Media Asuransi, Senin, 29 Maret 2021.

Baca juga: Terbitkan Obligasi, Tower Bersama (TBIG) Incar Dana Rp970 miliar

Menurutnya, saham-saham yang dapat dicermati secara teknikal di antaranya; AALI, ANTM, ASII, BBCA, BBTN, BSDE, INCO, LSIP, dan MAPI.

Pada perdagangan akhir pekan lalu, IHSG (+1,19%) ditutup naik 72,68 poin ke level 6.195,56 dengan saham-saham di sektor Pertambangan (+3,25%) dan Aneka Industri (+2,19%) naik signifikan. ANTM (+11,5%), INCO (+7,3%) naik optimistis setelah Menteri BUMN mengatakan segera meresmikan Holding Baterai Indonesia dan akan beroperasi optimal dalam menyikapi fenomena permintaan baterai dunia yang meningkat.

Baca juga: Dharma Satya (DSNG) Siapkan Dana US$47 Juta Bangun 6 Pabrik Bio-CNG

Saham ASII (+2,8%) naik lebih dari dua persen dan menjadi salah satu top leader penguatan IHSG di akhir pekan. “Relaksasi pajak PPnBM untuk untuk mobil 2500 cc menjadi salah satu faktor potensi pertumbuhan penjualan mobil yang kembali normal di tahun 2021.”

Sementara itu, mayoritas indeks saham Asia ditutup menguat optimistis. Indeks Nikkei (+1,56%), TOPIX (+1,46%), Hang Seng (+1,57%) dan CSI300 (+2,27%) naik lebih dari sepersen mengiringi pergerakan yang luar biasa optimis pada indeks berjangka AS setelah The Fed membuka ruang lebih besar pada pelonggaran kebijakan.

Adapun, Bursa Eropa ditutup naik. Indeks Eurostoxx (+0,89%), FTSE (+0,99%), DAX (+0,87%) dan CAC40 (+0,61%) naik mengiringi penguatan indeks saham di Asia setelah bergerak cukup bergejolak sejak awal pekan akibat sengketa pasokan vaksin hingga kemorosotan prospek dalam hubungan China dengan AS.

Baca juga: Reliance Sekuritas: IHSG Berpotensi Masih Tertekan

Bursa AS menutup pekan dengan naik optimistis. Indeks DJIA (+1,39%), S&P (+1,66%) dan Nasdaq (+1,24%) naik lebih dari sepersen karena optimisme atas peluncuran vaksin disertai presiden Joe Biden yang menggandakan target vaksinasi dalam 100 hari pertamanya menjabat menjadi 200 juta.

“The Fed membebaskan bank dari pembatasan dividen merupakan langkah pelonggaran kebijakan baru penopang pemulihan ekonomi. Selanjutnya di akhir bulan Maret Bursa global akan lebih cenderung bergerak hati-hati mewaspadai adanya aksi rebalancing portofolio untuk kuartal pertama tahun 2021.” Aca