Media Asuransi, JAKARTA – Singapore Tourism Board (STB) dan Traveloka memperbarui kemitraan strategis mereka dalam memperkuat promosi Singapura sebagai destinasi pilihan bagi wisatawan Indonesia, serta empat pasar utama lainnya yaitu Malaysia, Thailand, Vietnam, dan Australia.
Indonesia merupakan pasar wisatawan terbesar kedua bagi Singapura, dengan sekitar 2,4 juta kunjungan wisatawan sepanjang 2025. Singapura juga secara konsisten menjadi salah satu destinasi luar negeri yang paling banyak dipilih wisatawan Indonesia di Traveloka, dengan minat yang terus meningkat.
|Baca juga: Zurich dan Traveloka Tawarkan Insentif untuk Wisatawan, Begini Syaratnya!
Melalui kemitraan ini, STB dan Traveloka akan berkolaborasi dalam empat area utama, yaitu: Kampanye pemasaran bersama (co-branded campaign) untuk mempromosikan Singapura melalui platform Traveloka. Melalui jangkauan regional dan pemahaman mendalam terhadap perilaku konsumen, Traveloka berperan mendukung upaya Singapura dalam memperkuat posisinya sebagai destinasi pilihan wisatawan.
|Baca juga: Menteri Pariwisata: Pembangunan KEK Tanjung Kelayang Mengutamakan Keberlanjutan
Co-founder Traveloka Albert mengatakan, “Singapura merupakan salah satu destinasi favorit bagi para pengguna kami, dan minat perjalanan terus menunjukkan pertumbuhan di berbagai pasar. Peran kami adalah menjadi mitra tepercaya yang menghubungkan wisatawan dengan pengalaman perjalanan terbaik melalui jangkauan audiens yang luas, insight konsumen, serta pengalaman pemesanan terintegrasi yang membantu STB menyampaikan cerita Singapura kepada wisatawan yang tepat,’’ katanya dikutip dari keterangan resmi, Minggu, 19 Juli 2026.
Kolaborasi ini juga membuka peluang untuk menghadirkan cara kerja baru di masa mendatang. Kedua pihak akan mengembangkan promosi yang selaras dengan kalender acara Singapura, serta mengeksplorasi bagaimana wawasan berbasis data dan teknologi AI yang terus berkembang dapat mendukung penyampaian cerita destinasi dan membantu wisatawan menemukan berbagai konten inspiratif, dengan tetap mengikuti prinsip tata kelola data dan perlindungan privasi yang telah disepakati.
Editor Wahyu Widiastuti
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

