1
1

Penjualan Mobil AION V Capai 238 Unit di Awal 2026

Mobil AION V. | Foto: GAC Indonesia

Media Asuransi, JAKARTA – GAC Indonesia berhasil mencatatkan penjualan (berdasar data wholesale GAIKINDO) mobil listrik kelas SUV (sport utility vehicle)  AION V, sebanyak  238 unit per Maret 2026. Di tengah dinamika pasar elektrifikasi nasional yang semakin kompetitif, AION V mencatatkan kinerja penjualan yang stabil didukung produksi lokal (completely knocked down/CKD) serta keunggulan produk yang relevan dengan kebutuhan konsumen.

Dalam keterangan resmi GAC Indonesia disebutkan bahwa penjualan 238 unit ini terjadi di tengah fluktuasi pasar, yang menunjukkan konsistensi performa sekaligus memperkuat posisinya di segmen C-SUV EV. Perkembangan ini turut mengindikasikan perubahan arah pasar.

|Baca juga: GAC Jadi Perusahaan Otomotif Pertama di China yang Dapat Sertifikasi Keamanan Data Kendaraan

Jika di awal tahun segmen ini sempat didominasi oleh model tertentu, kini konsumen mulai menunjukkan pendekatan yang lebih rasional dalam menentukan pilihan dengan menjadikan keseimbangan teknologi, efisiensi, serta nilai kepemilikan jangka panjang sebagai pertimbangan utama.

Seluruh unit AION V yang terjual saat ini merupakan hasil CKD atau rakitan lokal. Selain menawarkan harga yang lebih kompetitif melalui efisiensi produksi dan dukungan insentif fiskal, kendaraan CKD juga memberikan kepastian dalam hal ketersediaan unit, suku cadang, serta layanan purna jual.

Kedekatan rantai pasok pun memungkinkan waktu tunggu yang lebih singkat, sementara ekosistem servis yang terintegrasi memberikan ketenangan bagi konsumen dalam penggunaan jangka panjang. Hal ini diperkuat dengan program layanan purna jual AION V, termasuk garansi kendaraan dan baterai yang dirancang untuk memberikan rasa aman serta mendukung kepemilikan jangka panjang yang lebih berkelanjutan.

|Baca juga: Smart Eco-Factory GAC Hasilkan Satu Mobil Setiap 53 Detik

“Kami melihat bahwa konsumen saat ini semakin memahami value kendaraan listrik secara menyeluruh. CKD bukan hanya soal harga, tetapi juga tentang kepastian, mulai dari ketersediaan unit, kemudahan servis, hingga nilai jangka panjang,” ujar CEO GAC Indonesia, Andry Ciu, dalam rilis yang dikutip Sabtu, 18 April 2026.

Di tengah dinamika global yang mempengaruhi harga energi fosil, konsumen juga mulai mengalihkan fokus dari sekadar harga beli awal ke total biaya kepemilikan (total cost of ownership). Fluktuasi harga bahan bakar menjadi salah satu faktor yang mendorong pertimbangan ini, sehingga kendaraan listrik dinilai sebagai solusi mobilitas yang lebih efisien dan stabil dalam jangka panjang.

“Di tengah ketidakpastian harga energi global, kami melihat pergeseran mindset konsumen ke arah efisiensi jangka panjang. AION V hadir sebagai solusi yang tidak hanya menawarkan teknologi dan kenyamanan, tetapi juga memberikan nilai ekonomis yang lebih kompetitif untuk penggunaan jangka panjang,” tambah Andry.

Editor: S. Edi Santosa

 

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post Langkah Cerdas Membangun Bisnis Digital bagi Anak Muda

Member Login

or