1
1

Bank Mandiri (BMRI) Bayarkan Dividen Interim Tahun Buku 2026 Sebesar Rp6,16 Triliun

Kantor Bank Mandiri. | Foto: Bank Mandiri

Media Asuransi, JAKARTA – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) membayarkan dividen interim tahun buku 2026 sebesar Rp6,16 triliun atau Rp66 per saham pada Jumat, 2 Oktober 2026. Pembayaran tersebut dilakukan bertepatan dengan peringatan HUT ke-28 Bank Mandiri yang mengusung tema “Tumbuh Bersama Majukan Indonesia”.

Dengan pembayaran dividen interim tersebut, total dividen yang dibayarkan Bank Mandiri sepanjang kalender 2026 mencapai Rp50,63 triliun. Nilai tersebut terdiri atas dividen tahun buku 2025 sebesar Rp44,47 triliun dan dividen interim tahun buku 2026 sebesar Rp6,16 triliun.

Direktur Finance & Strategy Bank Mandiri Novita Widya Anggraini mengatakan pembayaran dividen interim menjadi bentuk apresiasi perseroan kepada para pemegang saham atas kepercayaan yang diberikan, termasuk investor ritel.

“Pembayaran dividen interim yang bertepatan dengan HUT ke-28 Bank Mandiri menjadi momen bagi kami untuk mengapresiasi kepercayaan para pemegang saham, termasuk investor ritel,” ujar Novita dalam keterangan resmi, Jumat, 2 Oktober 2026.

Pembayaran dividen tersebut juga mencerminkan keyakinan manajemen terhadap fundamental dan prospek bisnis Bank Mandiri yang dinilai tetap kuat. Hal ini ditopang oleh pertumbuhan kinerja intermediasi perseroan.

|Baca juga: Aset Keuangan Syariah RI Tumbuh 9,82%, tapi Pangsa Pasarnya Baru 11,24%, Ini Kata OJK!

|Baca juga: Bank Mandiri (BMRI) Kucurkan KUR Rp29,53 Triliun hingga Agustus 2026

Secara bank only, penyaluran kredit Bank Mandiri hingga Agustus 2026 mencapai Rp1.592 triliun atau tumbuh 17,6 persen secara tahunan (yoy). Pertumbuhan kredit tersebut sejalan dengan peningkatan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar 17,6 persen yoy menjadi Rp1.687 triliun.

Dari sisi aset, total aset Bank Mandiri hingga Agustus 2026 mencapai Rp2.358 triliun. Angka tersebut tumbuh 20,7 persen yoy. Sementara itu, laba bersih Bank Mandiri tercatat sebesar Rp37,5 triliun atau meningkat 22,3 persen yoy pada periode yang sama.

Pertumbuhan bisnis tersebut tetap dibarengi dengan terjaganya kualitas aset. Rasio Non-Performing Loan (NPL) gross Bank Mandiri tercatat sebesar 1,00 persen dengan coverage to NPL mencapai 240,6 persen.

Novita mengatakan Bank Mandiri akan terus menjaga pertumbuhan bisnis sekaligus memperkuat layanan kepada nasabah dan kontribusi terhadap perekonomian nasional.

“Semangat ‘Tumbuh Bersama Majukan Indonesia’ kami wujudkan dengan menjaga kinerja, meningkatkan layanan bagi nasabah, dan memperluas kontribusi bagi perekonomian nasional dan wujud apresiasi kepada para pemegang saham,” pungkas Novita.

Editor: Angga Bratadharma

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post BI Menilai Inflasi September 2026 Tetap Terjaga di Kisaran yang Ditetapkan

Member Login

or