1
1

Lintasarta dan ASBANDA Teken Kolaborasi Strategis untuk BPD di Seluruh Indonesia

Lintasarta bersama Bank Jakarta, Bank BPD Bali, dan Bank Sumsel Babel menandatangani Nota Kesepahaman Sinergi Strategis Infrastruktur dan Inovasi Digital pada CxO BPD Summit 2026 di Semarang. | Foto: Lintasarta

Media Asuransi, SEMARANG — Lintasarta menegaskan posisinya sebagai enabler transformasi digital Bank Pembangunan Daerah (BPD) melalui Lintasarta Intelligent Core, fondasi digital berbasis AI yang mengintegrasikan Connectivity, Cloud, Cybersecurity, dan Collaboration-AI dalam satu ekosistem yang aman, terintegrasi, dan berdaulat.

Komitmen ini diwujudkan melalui penandatanganan nota kesepahaman dengan Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (ASBANDA) untuk sinergi dan kolaborasi strategis, serta nota kesepahaman transformasi digital dengan Bank Jakarta, Bank BPD Bali, dan Bank Sumsel Babel.

Lintasarta juga menegaskan komitmen sinergi strategis bersama Bank Jateng. Seluruh penandatanganan berlangsung pada CxO BPD Summit 2026, Kamis, 6 Agustus 2026, di Semarang, Jawa Tengah.

|Baca juga: Tugu Insurance (TUGU) Catat Asuransi Energi Sumbang 30% Premi, Bisnis Migas Masih Menjanjikan!

Mengusung tema ‘Satu Fondasi, Satu Kedaulatan: Infrastruktur Digital Bersama untuk BPD‘, forum ini mempertemukan regulator, hampir seluruh direksi BPD se-Indonesia, asosiasi, dan mitra teknologi.

Data OJK per Maret 2026 mencatat industri BPD memiliki total aset sekitar Rp1.036 triliun dengan CAR 26,19 persen. Dengan fondasi permodalan yang kuat, BPD membangun fondasi digital, ketahanan siber, dan kapabilitas AI untuk menjalankan perannya sebagai orkestrator pembangunan ekonomi daerah.

President Director & CEO Lintasarta Armand Hermawan mengatakan masa depan ekonomi daerah sangat dipengaruhi kemampuan BPD menjadi orkestrator ekosistem digital daerah.

“Melalui Lintasarta Intelligent Core, kami menghadirkan fondasi digital berbasis AI yang memungkinkan setiap BPD mempercepat transformasi digital secara aman, terintegrasi, dan tetap menjaga kedaulatan data serta karakteristik masing-masing daerah,” ujar Armand, dalam keterangan resminya, Kamis, 6 Agustus 2026.

Menurut Armand, fondasi tersebut dibangun di atas tiga prinsip utama, yaitu sovereign, dengan data dan operasi yang tetap berada di Indonesia; integrated, melalui satu arsitektur dan satu tata kelola; serta seamless experience, yang menghadirkan layanan mulus dari hulu ke hilir bagi nasabah.

|Baca juga: Visa Perkuat Posisi Strategis di Industri Global Lewat BTS WORLD TOUR ARIRANG

|Baca juga: Bukan Kaleng-kaleng, Tugu Insurance (TUGU) Bakal Garap Proteksi Mega Proyek Migas Blok Masela!

“Inilah wujud ‘Satu Fondasi, Satu Kedaulatan’, kekuatan bersama tanpa mengorbankan kedaulatan data dan kemandirian setiap BPD,” tegasnya.

Sekretaris Jenderal ASBANDA Rokidi menyambut positif kolaborasi ini yang menjadi bagian dari upaya menjadikan BPD semakin resilien, kontributif, dan kompetitif. Ia menegaskan BPD adalah orkestrator ekonomi daerah.

“Kolaborasi dengan Lintasarta memperkuat kapabilitas talenta digital dan membuka ruang berbagi praktik terbaik antar-BPD, sehingga manfaatnya dapat dirasakan hingga ke pelaku usaha dan masyarakat di daerah,” pungkas Rokidi.

Editor: Angga Bratadharma

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post Tokenisasi Aset ETF: Cara Mudah Investasi S&P 500 dan Nasdaq Mulai Rp11 Ribu

Member Login

or