1
1

IHSG Terkoreksi 1,5% Selama Sepekan

Pegawai Bursa Efek Indonesia (BEI) sedang memantau papan pergerakan harga saham di Main Hall BEI, Senin, 9 Maret 2026 (Setiawan)

Media Asuransi, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) selama sepekan mengalami koreksi. Demikian pula indikator-indikator perdagangan lainnya karena tertekan sentimen kenaikan bunga acuan bank sentral Amerika Serikat, Federal Reserve pada Rabu pekan ini.

|Baca juga: BNI Sekuritas Perkuat Jaringan Cabang

Pada periode 14—18 September 2026, IHSG mengalami pelemahan 1,53 persen sehingga ditutup pada level 6.441,15 dari posisi 6.541,37 pada pekan sebelumnya.

Kapitalisasi pasar BEI juga mengalami perubahan sebesar 1,58 persen menjadi Rp11.266 triliun dari Rp11.446 triliun pada pekan lalu. Rata-rata nilai transaksi harian mengalami tekanan sebesar 6,95 persen menjadi Rp15,22 triliun dari Rp16,36 triliun pada pekan sebelumnya.

Rata-rata frekuensi transaksi harian mengalami perubahan sebesar 14,73 persen menjadi 1,89 juta kali transaksi dari 2,22 juta kali transaksi pada pekan lalu. Rata-rata volume transaksi harian BEI mengalami perubahan sebesar 20,71 persen menjadi 28,61 miliar saham dari 36,09 miliar saham pada pekan sebelumnya.

|Baca juga: Erajaya Akan Buyback Saham Senilai Rp500 Miliar

Kenaikan suku bunga acuan Amerika Serikat (The Fed) sebesar 25 basis poin menjadi 3,75%–4% pada Rabu lalu berdampak langsung pada Bursa Asia termasuk Indonesia. Kenaikan bunga The Fed membuat dana investor asing keluar dan mengalihkannya ke aset AS yang memiliki imbal hasil lebih tinggi.

Editor: Irdiya Setiawan

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post Great Eastern Life Indonesia Perkuat Solusi Employee Benefits melalui Kemitraan dengan IGP

Member Login

or