Media Asuransi, JAKARTA – PT Bank OCBC NISP Tbk (NISP) atau OCBC meyakini implementasi Konglomerasi Keuangan, termasuk pengambilalihan PT Great Eastern Life Indonesia (GELI), akan memperkuat sinergi antarlembaga dalam grup sekaligus menghadirkan layanan keuangan yang lebih terintegrasi bagi nasabah.
Direktur OCBC Hartati mengatakan pembentukan Konglomerasi Keuangan menjadi langkah strategis perseroan untuk memperkuat kolaborasi dengan Great Eastern. Melalui sinergi tersebut, OCBC berharap dapat menghadirkan solusi finansial yang semakin komprehensif bagi masyarakat.
|Baca juga: Asuransi Dayin Mitra (ASDM) Bakal Bagikan Dividen Tunai Rp32 per Saham, Cek Jadwalnya!
|Baca juga: OJK Klaim Bisnis Asuransi Marine Cargo Masih Stabil di Tengah Transisi Kebijakan Ekspor Satu Pintu
“Dengan implementasi Konglomerasi Keuangan, termasuk pengambilalihan Great Eastern, diharapkan sinergi dengan Great Eastern dapat lebih ditingkatkan dan OCBC dapat menghadirkan solusi finansial yang semakin terintegrasi bagi nasabah,” kata Hartati, kepada Media Asuransi, dikutip Jumat, 3 Juli 2026.
Ia menambahkan langkah tersebut sejalan dengan strategi OCBC untuk menjadi mitra finansial jangka panjang bagi nasabah dalam mengelola, melindungi, dan mengembangkan aset secara berkelanjutan.
Sebelumnya, OCBC pada 8 Juni 2026 menandatangani perjanjian pembelian 20,00 persen saham PT Great Eastern Life Indonesia (GELI) dari The Great Eastern Life Assurance Company Limited (GEL).
Transaksi tersebut dilakukan sebagai bagian dari pembentukan Konglomerasi Keuangan OCBC Group di Indonesia sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 30 Tahun 2024 tentang Konglomerasi Keuangan dan Perusahaan Induk Konglomerasi Keuangan (PIKK).
|Baca juga: Pemerintah Siapkan Pengadilan Khusus untuk Sengketa Investor Global Lewat RUU PFII
|Baca juga: Neraca Perdagangan RI Defisit US$1,61 Miliar di Mei 2026
Presiden Direktur OCBC Indonesia Parwati Surjaudaja menjelaskan penyelesaian transaksi masih bergantung pada pemenuhan persyaratan yang telah disepakati para pihak serta persetujuan regulator atas pengambilalihan saham GELI oleh perseroan.
“Setelah perseroan memperoleh persetujuan regulator, perseroan akan mengumumkan ringkasan rancangan pengambilalihan rencana transaksi,” kata Parwati.
Parwati menjelaskan, setelah transaksi rampung, OCBC akan menjadi pemegang saham pengendali GELI melalui kepemilikan langsung 20,00 persen saham, termasuk satu lembar saham preferen yang memberikan hak pengendalian kepada perseroan.
Nilai transaksi tersebut mencapai Rp201,980 miliar dan seluruh pendanaannya berasal dari dana internal perseroan. Dengan struktur tersebut, OCBC akan berperan sebagai Perusahaan Induk Konglomerasi Keuangan Operasional (PIKK), sedangkan GELI menjadi anggota Konglomerasi Keuangan OCBC Group di Indonesia.
Editor: Angga Bratadharma
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

