1
1

Deposito Valas Bisa Jadi Pilihan Diversifikasi Aset, Ini Alasannya!

Ilustrasi. | Foto Bank Indonesia

Media Asuransi, JAKARTA – Deposito valas dapat menjadi salah satu pilihan untuk melakukan diversifikasi aset, terutama bagi masyarakat yang ingin memiliki simpanan dalam mata uang asing.

Selain menawarkan bunga, instrumen ini dapat membantu mengurangi ketergantungan pada aset berbasis rupiah dan lebih relevan bagi mereka yang memiliki kebutuhan dalam mata uang asing.

Deposito valas merupakan deposito berjangka yang menggunakan mata uang asing, seperti dolar AS, sehingga dana yang ditempatkan bukan dalam rupiah. Instrumen ini tidak hanya digunakan untuk memperoleh bunga, tetapi juga dapat menjadi bagian dari strategi pengelolaan aset di tengah dinamika ekonomi dan nilai tukar global.

Melansir laman OCBC, Senin, 17 Agustus 2026, berikut sejumlah alasan deposito valas dapat dipertimbangkan sebagai bagian dari portofolio keuangan:

1. Bisa menjadi pelindung saat rupiah berfluktuasi

Pergerakan nilai tukar menjadi salah satu pertimbangan dalam menyimpan aset dalam mata uang asing. Ketika rupiah melemah terhadap mata uang tertentu, aset dalam valuta asing berpotensi mengalami peningkatan nilai jika dikonversikan kembali ke rupiah.

Dengan menempatkan sebagian dana dalam mata uang asing, kamu dapat melakukan diversifikasi dan mengurangi ketergantungan terhadap pergerakan rupiah.

2. Menambah diversifikasi portofolio

Mengandalkan satu jenis aset dapat membuat kondisi keuangan lebih rentan terhadap perubahan ekonomi tertentu. Deposito valas dapat menjadi pelengkap portofolio karena memberikan eksposur terhadap mata uang asing.

|Baca juga: Dari Beban Kerja hingga Lingkungan, Ini Penyebab Karyawan Memilih Resign

|Baca juga: Kenali Toxic Leadership: Ciri, Dampak, dan Penyebab Bos yang Merusak Tim!

Dibandingkan dengan instrumen seperti saham, deposito memiliki karakteristik yang lebih stabil. Namun, tetap perlu diperhatikan bahwa nilai aset dalam rupiah dapat berubah mengikuti pergerakan kurs.

3. Cocok untuk kebutuhan dalam mata uang asing

Deposito valas dapat menjadi pilihan bagi masyarakat yang sudah memiliki kebutuhan finansial dalam mata uang asing, seperti biaya pendidikan di luar negeri, perjalanan internasional, transaksi bisnis, ekspor-impor, atau rencana investasi global.

Dengan menyiapkan dana dalam mata uang yang sama dengan kebutuhan tersebut, risiko perubahan nilai tukar sebelum dana digunakan dapat lebih terkelola.

4. Imbal hasil relatif stabil

Seperti deposito rupiah, deposito valas memiliki tenor tertentu dan menawarkan bunga sesuai ketentuan bank. Karakteristik ini membuatnya dapat dipertimbangkan oleh investor yang mengutamakan kestabilan dana dibandingkan mengejar keuntungan dari instrumen yang lebih fluktuatif.

Meski demikian, bunga deposito valas tidak selalu lebih tinggi dari deposito rupiah. Selain itu, hasil investasi dalam rupiah tetap dipengaruhi oleh perubahan kurs.

5. Membantu menjaga disiplin keuangan

Adanya tenor membuat dana dalam deposito tidak sebebas tabungan biasa untuk digunakan kapan saja. Pencairan sebelum jatuh tempo juga dapat menimbulkan konsekuensi sesuai kebijakan bank.

Kondisi tersebut dapat membantu membatasi penggunaan dana untuk kebutuhan konsumtif. Dengan begitu, deposito valas bukan hanya menjadi tempat menyimpan aset dalam mata uang asing, tetapi juga dapat membantu membangun disiplin dalam mengelola dana untuk tujuan jangka menengah atau panjang.

Editor: Angga Bratadharma

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post Asuransi Pendidikan, Instrumen Pelindungan Sekaligus Perencanaan Pendidikan Anak  

Member Login

or