1
1

AM Best Angkat Jempol, Modal Asuransi Tokio Marine Dinilai Indonesia Tetap Solid

Ilustrasi. | Foto Insurance Insider

Media Asuransi, JAKARTA – PT Asuransi Tokio Marine Indonesia diperkirakan mampu mempertahankan tingkat permodalan yang sangat kuat dalam jangka menengah. Hal tersebut ditopang oleh kemampuan perusahaan menghasilkan modal secara internal secara konsisten serta strategi investasi yang konservatif.

Melansir laman Insurance Asia, Senin, 6 Juli 2026. lembaga pemeringkat AM Best menyatakan kekuatan neraca Tokio Marine tetap berada pada level yang kuat. Hal ini didukung oleh kecukupan modal yang berada pada level tertinggi berdasarkan model Best’s Capital Adequacy Ratio (BCAR) hingga akhir 2025.

Permodalan perusahaan juga semakin kokoh setelah ekuitas pemegang saham meningkat 21 persen sepanjang 2025. Kenaikan tersebut didorong oleh kebijakan perusahaan yang menahan seluruh laba tahun berjalan sehingga memperkuat basis modal.

|Baca juga: PT Tokio Marine Life Insurance Indonesia Unggul di Pasar Uang

AM Best menilai posisi permodalan Tokio Marine akan tetap stabil ke depan, sejalan dengan rekam jejak perusahaan dalam menghasilkan laba secara berkelanjutan. Selain itu, TMI menjalankan strategi investasi yang konservatif dengan portofolio yang didominasi obligasi pemerintah, kas, dan deposito.

Meski demikian, AM Best mencatat terdapat sejumlah faktor yang masih membatasi kekuatan neraca perusahaan. Salah satunya adalah ketergantungan pada reasuransi dalam tingkat moderat serta tingginya risiko kredit pihak lawan (counterparty credit risk).

Risiko tersebut muncul karena sebagian eksposur reasuransi Tokio Marine ditempatkan pada perusahaan asuransi dan reasuransi domestik yang belum memiliki peringkat kekuatan keuangan internasional.

|Baca juga: Pendapatan Tokio Marine Insurance Singapura Diramal Stabil di 2026

Dari sisi kinerja operasional, AM Best memperkirakan Tokio Marine tetap mampu membukukan hasil yang solid. Prospek tersebut didukung oleh konsistensi laba dan hasil underwriting yang positif.

Berdasarkan perhitungan AM Best, Tokio Marine mencatat combined ratio sebesar 84 persen pada 2025. Rasio tersebut mencerminkan pengalaman klaim yang relatif rendah di sejumlah lini bisnis utama perusahaan.

|Baca juga: Tokio Marine Indonesia Soroti Fitur Visa Protection di Travel Agent Kick Off

Selain itu, pendapatan investasi, terutama yang berasal dari aset berbunga, diperkirakan tetap menjadi kontributor stabil terhadap laba perusahaan.

Sementara itu, dari sisi profil bisnis, AM Best menilai posisi perseroan masih tergolong terbatas mengingat pangsa pasarnya di industri asuransi umum Indonesia relatif kecil. Pada 2025, perusahaan menguasai sekitar 2 persen pangsa premi bruto industri.

Meski memiliki skala usaha yang tidak besar, Tokio Marine dinilai memiliki portofolio bisnis yang cukup terdiversifikasi, terutama pada lini asuransi kebakaran, asuransi marine, dan asuransi kendaraan bermotor.

Di samping itu, afiliasi dengan Tokio Marine Holdings juga terus memberikan nilai tambah bagi perusahaan. Dukungan tersebut antara lain berupa akses terhadap risiko bisnis perusahaan-perusahaan Jepang yang beroperasi di Indonesia, sehingga memperkuat peluang pertumbuhan bisnis perusahaan. Fajrul

Editor: S. Edi Santosa

 

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post IHSG Sesi I Melemah Tipis
Next Post Sambut HUT ke 35, Asrinda Re-Brokers Kembali Gelar Sunatan Massal

Member Login

or