Media Asuransi, JAKARTA – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) atau BNI terus memperkuat perannya sebagai mitra strategis pemerintah dan regulator dalam mendorong transformasi ekonomi digital Indonesia.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui partisipasi BNI dalam Jakarta Kreatif Festival 2026 yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia (BI) di Istora Senayan, Jakarta, pada 4–5 Juli 2026.
Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo mengatakan partisipasi BNI dalam Jakarta Kreatif Festival 2026 merupakan bagian dari komitmen untuk terus mendukung berbagai inisiatif BI dalam memperluas adopsi transaksi digital, memperkuat implementasi QRIS, serta membangun ekosistem pembayaran nasional yang semakin terintegrasi.
|Baca juga: Allianz Research: Permintaan Asuransi Kesehatan Melonjak di Tengah Kenaikan Biaya Medis
|Baca juga: Allianz Sebut Fragmentasi Berpotensi Jadi Cuan Baru bagi Industri Asuransi
“Melalui Jakarta Kreatif Festival 2026, kami ingin menghadirkan pengalaman transaksi yang mudah, aman, dan seamless sekaligus memperkenalkan berbagai solusi finansial yang mampu mendukung aktivitas masyarakat dan pelaku usaha kreatif,” ujar Okki, dikutip dari keterangan resminya, Senin, 6 Juli 2026.
Mengusung tema ‘A Creative Movement for A Sustainable Global City‘, Jakarta Kreatif Festival 2026 menjadi wadah kolaborasi antara Bank Indonesia, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, OJK, pelaku industri, dan komunitas kreatif dalam memperkuat ekosistem ekonomi kreatif sekaligus mempercepat transformasi digital di Jakarta.
Festival ini menghadirkan beragam kegiatan mulai dari pameran UMKM, edukasi dan literasi keuangan, digitalisasi sistem pembayaran, kompetisi olahraga, pertunjukan musik, hingga festival film sebagai bagian dari upaya membangun ekosistem yang inklusif, inovatif, dan berkelanjutan.
|Baca juga: Allianz Research Sebut Potensi Pasar Asuransi Indonesia Masih Sangat Besar
|Baca juga: Allianz: Menjaga Keterjangkauan Premi Penting untuk Perlindungan Jangka Panjang
Menurut Okki, transformasi digital tidak hanya berkaitan dengan pengembangan teknologi, tetapi juga bagaimana layanan keuangan mampu memberikan kemudahan, keamanan, serta nilai tambah bagi setiap aktivitas ekonomi masyarakat.
Karena itu, BNI terus memperkuat kolaborasi dengan regulator dan berbagai pemangku kepentingan agar inovasi layanan keuangan dapat menjangkau semakin banyak masyarakat dan pelaku usaha. BNI percaya ekosistem ekonomi kreatif yang kuat memerlukan dukungan sistem keuangan yang modern, inklusif, dan mudah diakses.
“Karena itu, kami akan terus menghadirkan inovasi layanan yang tidak hanya mempermudah transaksi, tetapi juga mendukung produktivitas masyarakat dan pelaku usaha kreatif, serta mendorong pertumbuhan ekonomi nasional secara berkelanjutan,” pungkasnya.
Editor: Angga Bratadharma
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

