1
1

Investment Link Bisa Jadi Pilihan untuk Memenuhi Kebutuhan Perlindungan dan Tujuan Keuangan

Ilustrasi. | Foto: Allianz Indonesia

Media Asuransi, JAKARTA – Chief Product Officer Allianz Life Indonesia Cheang Khai Au menyatakan investment link dapat memberikan manfaat perlindungan sekaligus komponen potensi nilai investasi dalam satu polis. Investment link dapat menjadi salah satu pilihan untuk memenuhi kebutuhan perlindungan dan tujuan keuangan.

Ia menambahkan agar manfaat tersebut dapat digunakan sesuai kebutuhan maka penting bagi calon pemegang polis untuk memahami bagaimana premi dialokasikan, bagaimana nilai investasi bekerja, serta biaya dan ketentuan yang berlaku dalam polis.

“Dengan memahami mekanismenya, calon pemegang polis dapat menilai kesesuaian investment link dengan kebutuhan perlindungan dan tujuan keuangannya,” ujar Cheang Khai Au, dikutip dari keterangan resminya, Jumat, 2 Oktober 2026.

Unitlink, yang juga dikenal sebagai investment link, merupakan produk asuransi yang menggabungkan manfaat perlindungan dengan komponen investasi dalam satu polis. Di Indonesia, produk ini termasuk dalam Produk Asuransi Yang Dikaitkan dengan Investasi (PAYDI).

Dengan manfaat perlindungan sekaligus komponen potensi nilai investasi dalam satu polis, investment link dapat menjadi salah satu pilihan untuk memenuhi kebutuhan perlindungan dan tujuan keuangan.

|Baca juga: Aset Keuangan Syariah RI Tumbuh 9,82%, tapi Pangsa Pasarnya Baru 11,24%, Ini Kata OJK!

|Baca juga: Bank Mandiri (BMRI) Kucurkan KUR Rp29,53 Triliun hingga Agustus 2026

Namun, sebelum memilih produk ini, penting untuk memahami bagaimana investment link bekerja, termasuk manfaat, mekanisme, biaya, dan ketentuan yang berlaku dalam polis.

Meski berada dalam satu polis, namun manfaat proteksi dan komponen investasi memiliki fungsi yang berbeda. Proteksi memberikan manfaat finansial ketika risiko yang dijamin dalam polis terjadi, dengan besaran uang pertanggungan, pengecualian, dan ketentuan pembayaran mengikuti ketentuan polis.

Sementara itu, komponen investasi memberikan potensi pertumbuhan nilai dana melalui subdana yang tersedia. Karena dipengaruhi oleh kinerja aset dan kondisi pasar, nilai investasi dapat naik maupun turun dan tidak dijamin nilainya.

Ia menambahkan setiap orang memiliki kebutuhan perlindungan, tujuan keuangan, dan kemampuan finansial yang berbeda. Karena itu, investment link sebaiknya dipahami berdasarkan keseluruhan manfaat dan mekanismenya, bukan hanya dari ilustrasi potensi nilai investasi.

“Dengan pemahaman tersebut, masyarakat dapat menilai kesesuaiannya dengan kebutuhan dan tujuan keuangan masing-masing,” tutup Khai Au.

Editor: Angga Bratadharma

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post Eastspring Investments Indonesia: IHSG Melemah di Tengah Reshuffle Kabinet dan Tekanan Global
Next Post BI Menilai Inflasi September 2026 Tetap Terjaga di Kisaran yang Ditetapkan

Member Login

or