1
1

Moody’s: Perlindungan Asuransi Bencana di Asia Pasifik Masih Tertinggal Jauh di Bawah Negara G7

Ilustrasi. | Foto: Kindel Media via Pexels

Media Asuransi, GLOBAL – Moody’s mengungkapkan tingkat perlindungan asuransi terhadap risiko bencana alam di kawasan Asia Pasifik masih tertinggal dari negara-negara G7. Rendahnya perlindungan tersebut membuat pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat harus menanggung lebih banyak kerugian saat bencana terjadi.

Melansir laman Insurance Asia, Jumat, 17 Juli 2026, berdasarkan analisis Moody’s, nilai perlindungan asuransi di Asia Pasifik rata-rata hanya setara 0,83 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB). Angka itu jauh di bawah rata-rata negara G7 yang mencapai 2,38 persen dari PDB.

Moody’s menyebut kesenjangan perlindungan asuransi umumnya lebih besar di negara berkembang karena tingkat kepemilikan asuransi masih rendah. Kondisi tersebut berpotensi semakin melebar seiring pertumbuhan ekonomi dan meningkatnya nilai aset yang berisiko terdampak bencana.

|Baca juga: MSIG Asia Tunjuk Ronak Shah sebagai CEO Regional Mulai Oktober 2026

|Baca juga: QBE Asia Tunjuk Tay Siang Leng sebagai CEO Interim Wholesale Markets Asia

Menurut Moody’s, kerugian yang tidak ditanggung asuransi pada akhirnya harus dibayar oleh pemerintah, perusahaan, dan rumah tangga. Hal ini dapat menekan investasi, memperlambat pertumbuhan ekonomi, serta membebani keuangan negara.

Secara global, dampak ekonomi akibat risiko fisik perubahan iklim diperkirakan mencapai US$41,4 triliun dalam kurang dari dua dekade. Sebagian besar kerugian tersebut diperkirakan tidak akan terlindungi oleh asuransi.

Di sisi lain, negara berkembang diramal masih mencatat pertumbuhan ekonomi di atas rata-rata global pada 2026. Namun, rendahnya penetrasi asuransi membuat aset dan infrastruktur baru yang dibangun belum terlindungi secara optimal sehingga nilai kerugian yang diasuransikan meningkat lebih lambat dari total kerugian ekonomi.

Editor: Angga Bratadharma

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post Perang dan Konflik Global Bikin Premi Asuransi Kapal Naik hingga 2 Kali Lipat
Next Post Askrindo Jalin Kerja Sama Strategis dengan DPP APINDO Kota Tarakan

Member Login

or