1
1

Dasar-Dasar Investasi Reksa Dana Ala AllianzGI

Allianz Global Investors didirikan sebagai bisnis manajemen aset pada tahun 1998. | Foto: AllianzGI

Media Asuransi, JAKARTA – Di tengah semakin meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya perencanaan keuangan, reksa dana menjadi salah satu instrumen investasi yang banyak diminati karena praktis, terjangkau, dan dikelola oleh manajer investasi profesional. Namun, agar dapat berinvestasi dengan optimal, investor perlu memahami prinsip-prinsip dasar reksa dana, mulai dari jenis produk, profil risiko, hingga tujuan investasi.

Melalui pembahasan “Dasar-Dasar Investasi Reksa Dana Ala AllianzGI” yang dikutip dari laman AllianzGI, pembaca diajak mengenal konsep investasi reksa dana secara sederhana dan aplikatif. Dengan pengalaman dan pendekatan profesional Allianz Global Investors, materi ini diharapkan dapat membantu investor pemula maupun investor yang ingin memperdalam pemahaman agar dapat mengambil keputusan investasi secara lebih bijak dan sesuai dengan tujuan keuangan jangka panjang.

Reksa Dana

Reksa dana adalah kumpulan uang dari sejumlah investor. Pada intinya Anda dapat membeli andil kecil dari aset utama reksa dana. Berinvestasi dalam kelompok bersama investor lain membuat Anda dapat mengakses kumpulan aset yang lebih besar dan beragam daripada berinvestasi secara mandiri.

|Baca juga: Pasar Saham RI Menguat, Bos Allianz Indonesia: Minat Investasi Masyarakat Terus Meningkat

Berbagai biaya investasi (misalnya komisi broker, biaya kustodian, dan lain-lain) disebarkan di kumpulan aset yang lebih besar dan dibagi secara efektif dengan investor lain sehingga reksa dana bisa menjadi solusi investasi hemat biaya bagi Anda.

Keuntungan utama yang lain dari reksa dana adalah pengelolaannya yang profesional. Anda dapat memanfaatkan keahlian yang sama seperti investor institusi besar. Anda hanya perlu menyiapkan uang untuk investasi minimal sebesar beberapa ratus ribu rupiah saja, bahkan kurang.

Reksa Dana Saham

Reksa dana saham difokuskan terutama atau semata-mata pada investasi pasar saham untuk mencapai apresiasi modal jangka panjang. Sebagian besar reksa dana saham berfokus untuk mencapai suatu sasaran pertumbuhan modal dengan cara tertentu. Sebagian difokuskan pada satu pasar saham tertentu, seperti Hong Kong. Sebagian lagi diinvestasikan di pasar saham yang mencakup wilayah tertentu di dunia, misalnya Asia Pasifik, atau di seluruh dunia.

|Baca juga: Dari Tidak Diminati Jadi Dilirik, Ini Rahasia India Gaet Investor Reksa Dana

Reksa dana saham terkadang ditentukan berdasarkan jenis perusahaan yang menjadi tujuan investasi dan bukan berdasarkan wilayah yang menjadi fokus investasi tersebut. Growth stock, misalnya, adalah investasi di perusahaan dengan bisnis dan pendapatan yang cenderung bertumbuh dengan cepat. Di sisi lain, value stock adalah investasi di perusahaan yang dapat memberikan potensi dividen yang menarik sehingga terlihat lebih murah dari sisi valuasi.

 Reksa Dana Pendapatan Tetap

Reksa dana pendapatan tetap cenderung berfokus pada investasi instrumen pendapatan tetap/obligasi dengan mencari apresiasi serta pendapatan modal jangka panjang. Banyak reksa dana obligasi yang dapat dan memang memberikan pertumbuhan modal serta biasanya memiliki risiko lebih rendah daripada reksa dana saham.

Reksa dana pendapatan tetap biasanya ditentukan berdasarkan wilayah investasinya atau jenis obligasi yang menjadi tujuan investasinya. Sebagai contoh, investasi dapat difokuskan pada obligasi pemerintah. Investasi juga dapat difokuskan pada obligasi korporasi yang dikeluarkan oleh perusahaan besar.

|Baca juga: Pasar Saham Asia Mayoritas Menguat Respons Pertemuan Trump – Xi Jinping

Tingkat risiko dari sebagian besar obligasi dinilai oleh lembaga penilai kenamaan, seperti Standard & Poor’s atau Moody’s. Sebagian obligasi dianggap berisiko oleh lembaga tersebut karena berada “di bawah peringkat investasi”. Obligasi semacam ini biasanya mencakup obligasi dengan hasil tinggi dan utang pasar berkembang.

Reksa Dana Campuran

Reksa dana campuran menggabungkan komponen saham, komponen obligasi, dan terkadang komponen pasar uang, ke satu portofolio. Reksa dana semacam ini menyasar potensi pendapatan campuran dan apresiasi modal yang rendah.

 Reksa Dana Pasar Uang

Reksa dana pasar uang adalah reksa dana yang paling stabil. Reksa dana ini diinvestasikan ke deposito bank dan terkadang ke obligasi jangka pendek bermutu tinggi, yang memiliki jatuh tempo kurang dari 1 tahun. Investasi ini biasanya tidak memiliki potensi risiko kehilangan modal, tetapi tidak menawarkan prospek keuntungan modal. Imbalan bagi investor hanya berasal dari pendapatan bunga.

|Baca juga: APRDI Sebut Ruang Tumbuh Reksa Dana Masih Sangat Besar, Ini Alasannya!

Reksa dana pasar uang sering kali menarik bagi investor yang sangat menghindari risiko. Meski dapat menjadi tempat menyimpan kelebihan uang dalam jangka pendek, cara ini tidak sama dengan mendepositokan uang ke bank atau perusahaan penerima deposito.

 Diversifikasi

Berinvestasi di reksa dana memungkinkan Anda membuat beragam portofolio. Anda dapat menyebarkan investasi dalam bentuk saham, obligasi, instrumen pasar uang/deposito, atau di sejumlah negara/lokasi, industri, dan sektor.

Diversifikasi semacam ini dapat mengurangi level risiko, mengurangi volatilitas, dan meningkatkan peluang investasi Anda membuahkan potensi imbalan yang stabil seiring dengan waktu.

Dengan reksa dana, Anda dapat membuat portofolio investasi yang sesuai dengan tujuan investasi, toleransi risiko, dan situasi keuangan pribadi.

Editor : Wahyu Widiastuti

 

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post Wakil Rektor Universitas Paramadina: Pertumbuhan Ekonomi Tinggi Belum Sepenuhnya Terasa di Masyarakat

Member Login

or