1
1

IHSG Diprediksi Bervariasi, Ajaib Sekuritas Rekomendasikan MDKA, EXCL, dan SSIA

Ilustrasi. | Foto: pikisuperstar/Freepik

Media Asuransi, JAKARTA – Financial Expert Ajaib Sekuritas Ratih Mustikoningsih menyatakan pada perdagangan hari kemarin Indeks Harga Saham Gabungan ditutup melemah sebanyak 0,68 persen atau 52,36 poin ke level 7.623.

“IHSG hari ini diprediksi bervariasi dalam kisaran 7.527-7.700,” kata Ratih, dikutip dari riset hariannya, Kamis, 16 April 2026.

|Baca juga: IMF dan Investor Global Beri Pujian untuk Ekonomi Indonesia, Ini Alasannya!

|Baca juga: IFG Life Laksanakan Amanah Pembayaran Klaim Polis Eks Jiwasraya

Adapun sentimen yang memengaruhi pergerakan IHSG hari ini antara lain, dari dalam negeri, IHSG koreksi setelah rebound lima hari beruntun, investor asing outflow di seluruh pasar ekuitas Rp1,16 triliun, senada dengan depresiasi rupiah.

JISDOR tembus Rp17.141 per dolar AS atau terlemah sepanjang masa meskipun indeks DXY mengalami penurunan setelah de-eskalasi konflik Timur Tengah. Dari emiten, AADI akan membeli kembali saham senilai Rp 5 triliun.

|Baca juga: BRI (BBRI) Bagikan Dividen Tunai Rp209 per Saham, Cek Jadwal Lengkapnya di Sini!

|Baca juga: Jalankan Program Penjaminan Polis Asuransi, LPS Siapkan SDM hingga Infrastruktur

Dari Mancanegara, Bursa Wall Street di ditutup bervariasi cenderung positif. Indeks S&P 500 naik 0,80 persen dan Nasdaq menguat 1,60 persen. Pasar merespons positif, pernyataan Presiden Donald Trump terkait perang AS-Iran yang berpotensi berakhir sebelum akhir April 2026.

Berikut rekomendasi saham Ajaib Sekuritas untuk hari ini:

MDKA (Merdeka Copper Gold)

Rekomendasi: Buy
Harga Penutupan: Rp3.350
Target Harga: Rp3.490
Stop loss: Rp3.100

MDKA berpotensi bullish continuation dengan breakout di area resisten Rp3.350. Indikator MACD bar histogram mulai positif dalam momentum akumulasi dan stochastic golden cross. Investor asing akumulasi MDKA Rp67 miliar. Harga nikel LME masih di atas US$18.1333 per MT, sejak awal tahun harga nikel naik 7,6 persen di tengah potensi terbatasnya pasokan. Kementerian ESDM menyetujui RKAB 2026 untuk produksi nikel sebesar 150 juta ton, lebih rendah dari 2025 sebesar 364 juta ton.

EXCL (XLSmart)

Rekomendasi: Trading Buy
Harga Penutupan: Rp3.190
Target Harga: Rp3.330
Stop loss: Rp3.000

|Baca juga: OCBC (NISP) Tebar Dividen Rp1,03 Triliun dan Siap Buyback Saham

|Baca juga: OCBC (NISP) Bukukan Laba Bersih Rp5,1 Triliun di 2025, Ini Penopangnya!

EXCL berpotensi bullish reversal membentuk double bottom. Indikator MACD bar histogram positif dalam momentum akumulasi. Investor asing akumulasi EXCL Rp517 miliar ytd. Merger XL dan Smartfren pada April 2025 berpotensi menghasilkan sinergi kedepan termasuk efisiensi operasional. Sinergi tersebut akan tercermin dalam delapan kuartal mendatang.

SSIA (Surya Semesta Internusa)

Rekomendasi: Trading Buy
Harga Penutupan: Rp1.455
Target Harga: Rp1.535
Stop loss: Rp1.330

SSIA berpotensi bullish continuation membentuk pola inverse head and shoulder. Indikator MACD bar histogram positif dalam momentum akumulasi.

Editor: Angga Bratadharma

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post IFG Life Laksanakan Amanah Pembayaran Klaim Polis Eks Jiwasraya
Next Post DPR Minta Roadmap Program Penjaminan Polis Asuransi Disiapkan Matang

Member Login

or