Media Asuransi, JAKARTA – Sumber daya manusia yang unggul merupakan aset berharga bagi kemajuan bangsa di masa depan. Karena itu, selain menjaga kualitas pendidikan, semangat belajar anak-anak juga perlu terus dipupuk agar mereka memiliki kesempatan yang lebih luas untuk meraih cita-cita.
Berangkat dari semangat tersebut, PT Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI) kembali melanjutkan Program Anak Asuh Sinambung, sebuah program sosial yang memberikan dukungan berupa bantuan peralatan sekolah seperti tas, sepatu, seragam, alat tulis, atau berbagai kebutuhan penunjang kegiatan belajar lainnya kepada siswa-siswi yang membutuhkan selama tiga tahun.
Program yang pertama kali digagas tahun 2024 telah memasuki batch ketiga pada tahun ini, secara total Program Anak Asuh Sinambung telah membantu lebih dari 500 siswa sekolah di berbagai wilayah di Indonesia yaitu SDN Cicadas, Cisaat Kabupaten Sukabumi, SDN Nagayati, Leuwidamar Kabupaten Lebak Banten, SDN Jampang 01, Kemang Kabupaten Bogor, SDN 1 Telukdalam Sieumelue Aceh, SDN Maumolo, Kefamenanu Nusa Tenggara Timur, SDN Sewa Suma, Unrum Guay Papua, SDN 332, Bulukumba Sulawesi Selatan, SDN 240 Bobo, Halmahera Selatan Maluku Utara, SD Luar Biasa Harapan Ibu, Kemayoran Jakarta Pusat, SLB Negeri Tasikmalaya, Jamanis Jawa Barat, SMP Djojoredjo Putat Nutug, Ciseeng Kabupaten Bogor, dan SMP Negeri 1 Babakan Madang, Sentul Bogor.
|Baca juga:Inilah Strategi Portofolio Reksa Dana Obligasi Versi MAMI
Pada tahun ini, MAMI menyalurkan bantuan kepada 240 siswa yang membutuhkan. Penyerahan bantuan secara simbolis dilakukan di salah satu sekolah penerima bantuan, yaitu SMP Negeri 1 Babakan Madang, Sentul, Bogor. Kegiatan ini dihadiri oleh Chief Marketing Officer MAMI, Eveline Haumahu, bersama sejumlah karyawan MAMI.
“Kami bersyukur karena pada hari ini, bertepatan dengan peringatan Hari Anak Nasional, MAMI dapat kembali menjalankan Program Anak Asuh Sinambung. Anak-anak adalah aset berharga bangsa dengan bakat dan potensi yang luar biasa. Mereka berhak mendapatkan kesempatan yang sama untuk belajar, berkembang, dan mengejar apa yang mereka impikan. Program ini juga bertujuan untuk meningkatkan minat anak datang ke sekolah sekaligus mendukung pemerintah menurunkan jumlah ATS (Anak Tidak Sekolah) yang cukup tinggi di kawasan-kawasan tertinggal. Kegiatan ini pun merupakan salah satu bentuk investasi bagi masa depan, yang manfaatnya akan kita rasakan dalam beberapa tahun mendatang,” ujar Eveline dalam keterangan resmi.
Sebagai perusahaan investasi yang dipercaya mengelola dana masyarakat, MAMI berkomitmen agar kehadirannya dapat memberikan dampak positif yang lebih luas. Selain fokus pada pertumbuhan bisnis, MAMI juga terus mengambil peran dalam mendukung kemajuan masyarakat melalui berbagai program, termasuk penguatan literasi keuangan, pelestarian lingkungan, serta dukungan terhadap dunia pendidikan yang diwujudkan melalui berbagai program seperti Program Anak Asuh Sinambung, renovasi infrastruktur pendidikan mulai dari perbaikan meja-bangku hingga gedung sekolah, dan program peningkatan kapabilitas guru.
|Baca juga: CEO MAMI: Ada Peluang Orang Indonesia untuk Jadi Lebih Kaya
MAMI meyakini bahwa pendidikan memiliki peran penting dalam membentuk talenta-talenta unggul di masa depan. Talenta hebat yang dimiliki MAMI saat ini pun berawal dari bangku sekolah. Karena itu, dukungan terhadap pendidikan menjadi salah satu bentuk sumbangsih dan apresiasi MAMI kepada dunia pendidikan Indonesia.
Eveline menambahkan, selama pelaksanaan Program Anak Asuh Sinambung, perusahaan menerima banyak ungkapan terima kasih dari para orang tua dan anak-anak penerima bantuan. Bantuan tersebut tidak hanya meringankan beban orang tua dalam memenuhi kebutuhan sekolah, tetapi juga memberikan semangat baru bagi anak-anak untuk terus belajar dan mengejar cita-cita mereka.
Per Juni 2026, MAMI mencatat dana kelolaan sebesar Rp125 triliun dengan jumlah investor lebih dari 2,6 juta, MAMI pun menjadi salah satu manajer investasi terbesar di Indonesia. Sejalan dengan pertumbuhan bisnis, MAMI secara konsisten menggulirkan program tanggung jawab sosial perusahaan setiap tahunnya. Pendanaan program-program Corporate Social Responsibility (CSR) MAMI dialokasikan dari keuntungan yang diperoleh perusahaan.
Dalam pelaksanaan program-program CSR, MAMI juga bekerja sama dengan sejumlah lembaga independen yang kredibel agar penyaluran bantuan dapat berjalan tepat sasaran dan memberikan dampak yang signifikan bagi penerima manfaat.
“Keberhasilan yang diraih MAMI hingga hari ini merupakan hasil dari kepercayaan para investor. Di usia ke-30 tahun, MAMI semakin matang, konsisten, dan disiplin dalam menjalankan perannya, tidak hanya sebagai manajer investasi, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang ingin terus memberikan kontribusi positif. Kami berharap Program Anak Asuh Sinambung dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak anak Indonesia di masa mendatang,” tutur Eveline.
Editor: S. Edi Santosa
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
