1
1

BP BUMN Minta Direksi Bank Mandiri (BMRI) Fokus Tingkatkan Kualitas SDM

Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Dony Oskaria. | Foto: Dhika Septa Permana/BP BUMN

Media Asuransi, JAKARTA — Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Dony Oskaria menggelar pertemuan dengan Direksi Bank Mandiri. Dony meminta budaya kerja yang adaptif, lincah, kolaboratif, dan bekerja keras tetap menjadi semangat yang dipertahankan Bank Mandiri di tengah dinamika industri yang terus berkembang.

Dony menegaskan keberhasilan perusahaan tidak hanya ditentukan oleh pencapaian kinerja saat ini, tetapi juga oleh kemampuannya mempersiapkan generasi penerus yang memiliki kapasitas dan kapabilitas untuk melanjutkan pertumbuhan perusahaan.

Menurutnya, fokus terhadap pencapaian angka tidak boleh mengurangi perhatian terhadap pengembangan sumber daya manusia. “Buat saya, lebih penting memastikan generasi-generasi berikutnya di Bank Mandiri ini memiliki kapasitas dan kapabilitas masing-masing,” katanya, dalam keterangannya, Rabu, 29 Juli 2026.

|Baca juga: FWD Insurance Hadirkan Kanal Pembelian Asuransi Khusus Komunitas

|Baca juga: Pentingnya Mengukur Kesiapan Finansial untuk Hadapi Risiko dalam Pengelolaan Keuangan

“Itu penting sekali, jangan nanti kita terlena angka, kita abuse yang lain. Marketing dikurangkan, people development dikurangkan. Pengiriman orang kita sekolah ke luar negeri dikurangkan. Nah, itu enggak boleh,” tambah Dony.

Dalam arahannya, Dony menggarisbawahi agar sistem pembangunan SDM Bank Mandiri yang selama ini dikenal melalui berbagai program pengembangan kompetensi dan beasiswa bagi pegawai terus ditingkatkan. Investasi pada pengembangan talenta merupakan bagian penting dalam menjaga keberlangsungan perusahaan di masa mendatang.

Selain itu, Dony menilai kultur research dan people development perlu terus diperkuat sebagai fondasi untuk mendorong inovasi serta memastikan Bank Mandiri mampu menjaga performa secara berkelanjutan dalam jangka panjang.

Pengembangan kompetensi, riset, dan inovasi produk harus dipandang sebagai investasi strategis yang memberikan nilai tambah bagi perusahaan. “Kalau perlu biaya training lebih tinggi lagi, research development-nya, product development-nya. Inilah yang membuat sebuah korporasi sustainable,” tutup Dony.

Editor: Angga Bratadharma

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post OJK Beri Izin Usaha PT MSIG Sharia Life Insurance Indonesia
Next Post Danantara Housing Expo 2026 Hadirkan Solusi Hunian dan Pembiayaan Terpadu

Member Login

or