Media Asuransi, JAKARTA – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) atau Bank Mandiri terus memperkuat perannya dalam mendorong akselerasi transaksi nontunai nasional. Hal itu dilakukan melalui sinergi strategis bersama Visa dengan menghadirkan Program Racing Transaksi Mandiri Debit Visa.
Senior Vice President Retail Deposit Product and Solution Group Bank Mandiri Rudi Nugraha menjelaskan inisiatif ini merupakan bagian dari strategi perseroan dalam memperluas penguatan ekosistem pembayaran digital yang terintegrasi serta menghadirkan nilai tambah berkelanjutan bagi nasabah.
|Baca juga: RALUB AAJI 2026 Tetapkan Albertus Wiroyo Karsono Sebagai Ketua Dewan Pengurus AAJI
|Baca juga: Bos PAI: Minat Masyarakat untuk Berkarier di Sektor Syariah Sangat Tinggi
Ia menyatakan program ini dirancang untuk memberikan pengalaman istimewa bagi nasabah melalui kesempatan memenangkan paket perjalanan dan tiket menyaksikan langsung gelaran FIFA World Cup 2026TM yang akan diselenggarakan di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada.
Dalam perhelatan akbar sepak bola dunia tersebut, Visa berperan sebagai satu-satunya official payment technology partner untuk setiap transaksi pemasaran tiket maupun pembelian merchandise, baik secara online maupun offline selama periode acara berlangsung.
“Sinergi yang terintegrasi antara Bank Mandiri dan Visa ini memperkuat sinergi ekosistem layanan pembayaran digital sekaligus menghadirkan keunggulan yang berkelanjutan bagi nasabah dalam bertransaksi secara aman, mudah, dan nyaman di tingkat global,” ujar Rudi, dalam keterangan resminya, Jumat, 27 Februari 2026.
Melalui Program Racing Transaksi Debit, setiap transaksi dan aktivitas menggunakan Kartu Mandiri Debit Visa akan dikonversikan jadi poin racing. Semakin tinggi frekuensi penggunaan dan akumulasi poin yang dikumpulkan hingga 31 Maret 2026, semakin besar peluang nasabah menduduki peringkat teratas dan memenangkan hadiah eksklusif.
Skema ini tidak hanya mendorong peningkatan volume transaksi, tetapi juga menjadi bagian dari akselerasi yang bertumbuh dalam memperluas adopsi pembayaran nontunai di masyarakat. Ia menambahkan sepak bola merupakan bahasa universal yang menyatukan masyarakat Indonesia dari berbagai latar belakang.
|Baca juga: Allianz Life Indonesia: Kolaborasi Industri dan Media Jadi Fondasi untuk Perkuat Literasi
|Baca juga: Ketua PAI Sebut Timur Tengah Kagum dengan Kemajuan Industri Asuransi Syariah Indonesia
Melalui program ini, Bank Mandiri ingin menghadirkan nilai tumbuh kepada masyarakat dengan membuka kesempatan bagi para penggemar untuk mewujudkan mimpi menyaksikan idola mereka bertanding langsung di stadion kelas dunia, sekaligus mendorong kebiasaan transaksi digital yang lebih modern dan efisien.
Dirinya menjelaskan program ini sejalan dengan komitmen Bank Mandiri dalam memperkuat posisi sebagai main transaction bank pilihan nasabah, sekaligus mendukung agenda pemerintah dalam mendorong terciptanya cashless society dan inklusi keuangan yang semakin luas.
“Dengan menghadirkan berbagai inisiatif inovatif berbasis digital, Bank Mandiri terus membangun sinergi ekosistem layanan yang solid guna menghadirkan solusi finansial yang relevan, kompetitif, dan berkelanjutan,” jelasnya.
Sebagai bentuk apresiasi, Bank Mandiri dan Visa menyiapkan beragam hadiah menarik, termasuk 11 paket perjalanan ke FIFA World Cup 2026TM untuk pemenang terpilih yang masing-masing dapat membawa satu pendamping, 12 unit smartphone berkapasitas 256 GB.
Selain itu terdapat hadiah bulanan berupa tabungan dengan nilai masing-masing Rp3 juta, Rp2 juta, dan Rp1 juta bagi para nasabah dengan performa transaksi terbaik. Melalui program ini, Bank Mandiri optimistis dapat terus memperkuat loyalitas nasabah sekaligus memperluas basis transaksi debit secara berkelanjutan.
Adapun di sepanjang 2025, bank berlogo pita emas ini mencatat jumlah kartu Mandiri Debit yang beredar meningkat sebesar sembilan persen year on year dengan Fee Based Income dari kartu debit meningkat 14 persen year on year.
Ke depan, Bank Mandiri akan terus memperluas kolaborasi dengan berbagai mitra domestik maupun global guna memastikan layanan pembayaran yang aman, efisien, serta selaras dengan arah kebijakan pemerintah dalam mempercepat digitalisasi ekonomi Indonesia.
“Dengan sinergi yang terintegrasi dan akselerasi yang konsisten, kami optimistis dapat terus memperkuat ekosistem pembayaran digital nasional serta menghadirkan pengalaman transaksi yang unggul dan berkelanjutan bagi masyarakat,” tutup Rudi.
Editor: Angga Bratadharma
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
