1
1

Asuransi Bintang Bagi Dividen Rp5,7 per Saham, Catat Tanggal Pembayarannya!

Ilustrasi. | Foto: Media Asuransi/Arief Wahyudi

Media Asuransi, JAKARTA – PT Asuransi Bintang Tbk (ASBI) resmi mengumumkan pembagian dividen tunai untuk tahun buku 2025 sebesar Rp5,7 per saham. Langkah itu diambil dengan total nilai dividen mencapai Rp1.985.802.890.

“Perseroan menyampaikan rencana pembagian dividen tunai untuk periode tahun buku 2025 sesuai dengan hasil RUPS Tahunan tanggal 10 Juni 2026,” ujar Manajemen ASBI dalam keterbukaan informasi BEI, dikutip Senin, 15 Juni 2026.

|Baca juga: Purbaya Ramal Rupiah di Level Rp16.800-Rp17.500 per Dolar AS di 2027

|Baca juga: KB Bank (BBKP) Dukung Ekspansi MGM Bosco Logistics untuk Perkuat Ekosistem Rantai Dingin Nasional

Tanggal pencatatan daftar pemegang saham (recording date) yang berhak atas dividen ditetapkan pada 23 Juni 2026 pukul 16.00 WIB, dengan pembayaran dijadwalkan paling lambat pada 2 Juli 2026. Perseroan mencatat, pembayaran dilakukan selambat-lambatnya 10 hari bursa setelah recording date.

 

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Media Asuransi (@mediaasuransinews)

Untuk jadwal perdagangan, cum dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi jatuh pada 20 Mei 2026, sedangkan ex dividen di pasar yang sama pada 8 Juni 2026. Di pasar tunai, cum dividen berlaku 23 Juni 2026 dan ex dividen pada 9 Juni 2026.

|Baca juga: Ambruk 8,69% dalam Sepekan, Mengapa Risk Premium Membebani IHSG?

|Baca juga: Purbaya Beberkan Indikator Asumsi Makro Fiskal 2027, Pede Ekonomi RI Tumbuh 6,5%

Pembagian dividen ini berlandaskan kinerja keuangan per 31 Desember 2025. Dalam dokumennya, perseroan mencatat laba bersih yang diatribusikan kepada entitas induk sebesar Rp16.403.049.000, dengan saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya Rp216.893.552.000, dan total ekuitas perseroan mencapai Rp460.594.275.000.

Editor: Angga Bratadharma

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post Bukit Asam (PTBA) Tebar Dividen Rp1,32 Triliun di Tengah Tantangan Industri Batu Bara
Next Post Rupiah Lagi Loyo, OJK Wanti-wanti Debitur Valas Bisa Kena Tekanan

Member Login

or