1
1

Garda Terdepan Layanan Kesehatan, Allianz Indonesia Beri Literasi Keuangan untuk Para Bidan

Ilustrasi. | Foto: Freepik

Media Asuransi, JAKARTA – Ketua Yayasan Allianz Peduli Ni Made Daryanti menyebutkan bidan mempunyai peran yang teramat penting dalam menopang pelayanan kesehatan di Indonesia. Karenanya dukungan perlu diberikan agar bidan bisa optimal menjalankan fungsi dan tugasnya termasuk diberikan edukasi mengenai perencanaan keuangan.

Data BPS di 2023 menunjukkan peran bidan menjadi salah satu tulang punggung yang menopang jumlah tenaga kesehatan di Indonesia, di mana dari segi jumlah, bidan merupakan kedua terbanyak setelah perawat. Karena itu, peran bidan perlu diapresiasi dan ditingkatkan dalam menunjang kualitas pelayanan kesehatan yang lebih mumpuni.

Untuk merealisasikan tujuan tersebut, bertepatan dengan momentum Hari Bidan Nasional di Juni 2024, serta mewujudkan CSR Pilar Pendidikan, Allianz Indonesia melalui Yayasan Allianz Peduli bekerja sama dengan Smile Birth, sebuah platform berbasis website yang menyediakan materi e-learning tentang kehamilan dan persalinan.

Sinergi ini mengambil peran meningkatkan kualitas layanan kesehatan melalui edukasi kepada para bidan. Kerja sama ini juga memberikan beasiswa dan lisensi gratis kepada para bidan untuk membuka layanan komplementer kebidanan secara mandiri pada platform digital, sehingga menjangkau masyarakat lebih luas dan berpotensi menambah pendapatan bagi para bidan.

“Allianz Indonesia melalui Yayasan Allianz Peduli mengucapkan selamat dan terima kasih kepada seluruh bidan di seluruh Indonesia atas sumbangsihnya kepada masyarakat. Bidan memiliki peran penting sebagai garis terdepan dalam menopang pelayanan kesehatan di Indonesia,” kata Ni Made Daryanti, dikutip dari keterangannya, Senin, 1 Juli 2024.

|Baca juga: Budi Tampubolon Jadi Direktur Utama IFG Life

Melalui workshop kebidanan yang bertajuk ‘Memulai Layanan Komplementer Kebidanan Berbasis Digital‘, inisiatif ini merupakan kegiatan yang telah rutin dijalankan sejak 2022 dan telah mengedukasi lebih dari 2.400 bidan, di mana jumlah bidan di Indonesia juga selalu mengalami peningkatan dari tahun ke tahun.

Dalam workshop ini, para bidan ditekankan mengenai kebidanan holistik sebagai layanan yang menyeluruh dengan tidak hanya fokus aspek fisik, tetapi juga nonfisik seperti psikologis, mental, sosial, spiritual, dan kultural. Pendekatan itu diberikan agar para bidan memerhatikan kondisi ibu hamil tidak sebatas individu yang melahirkan, tetapi sebagai manusia.

Selain praktik ilmu kebidanan, Allianz Indonesia juga melengkapi edukasi ini dengan ilmu perencanaan keuangan yang bermanfaat untuk diterapkan oleh para bidan secara personal dan profesional, khususnya bagi bidan yang memiliki praktik mandiri. Kompetensi ini penting untuk dimiliki oleh para bidan.

Hal itu karena selalu terdapat faktor yang berpengaruh negatif terhadap pendapatan mereka, mulai dari inflasi dan resesi, hingga tren di industri kesehatan atau kompetisi di antara para bidan itu sendiri. Dengan demikian, disiplin merencanakan dan mengelola keuangan dengan matang mutlak diperlukan.

“Pemberdayaan secara berkelanjutan bagi para bidan diharapkan menjadi cikal bakal yang baik untuk mendukung ekosistem layanan kesehatan di Indonesia. Allianz Indonesia percaya apabila layanan kesehatan didukung oleh sumber daya manusia yang kompeten maka dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat di masa mendatang,” tutup Made.

Editor: Angga Bratadharma

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post Endeavor Indonesia: Pertumbuhan Startup Berkontribusi Ciptakan 31 Ribu Pekerjaan Langsung
Next Post Prudential Syariah dan Prudential Indonesia Renovasi Sekolah di Desa Gunung Putri

Member Login

or