Media Asuransi, JAKARTA – PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (TUGU) atau Tugu Insurance mencatatkan laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk atau laba bersih sebesar Rp265,62 miliar.
Laba sebesar ini dibukukan perseroan di tengah meningkatnya ketidakpastian geopolitik global dan volatilitas harga energi pada kuartal I/2026. Pencapaian tersebut juga mencerminkan kemampuan TUGU dalam mempertahankan kinerja yang sehat di tengah dinamika pasar dan perubahan standar pelaporan keuangan.
Sejalan dengan penerapan PSAK 117, perseroan telah melakukan penyesuaian dalam penyajian laporan keuangan, termasuk penyajian kembali (restatement) atas laporan keuangan tahun sebelumnya guna memastikan konsistensi dan keterbandingan kinerja.
|Baca juga: Pendapatan Tugu Insurance Naik SIgnifikan di 2025
Tugu Insurance memastikan bahwa seluruh penyesuaian tersebut telah dilakukan sesuai dengan standar akuntansi yang berlaku, sebagai bagian dari komitmen untuk meningkatkan transparansi dan kualitas pelaporan keuangan.
Direktur Keuangan & Layanan Korporat Tugu Insurance, Fitri Azwar, menyampaikan bahwa kuartal I/2026 menjadi periode yang penuh dinamika bagi industri asuransi. Namun, perseroan tetap menjaga keseimbangan antara pertumbuhan bisnis dan pengelolaan risiko.
“Di tengah meningkatnya ketidakpastian geopolitik global dan volatilitas harga energi, perseroan tetap fokus menjaga kualitas pertumbuhan bisnis. Disiplin underwriting, penguatan portofolio, serta pengelolaan risiko yang terukur menjadi fondasi penting bagi Tugu Insurance untuk mempertahankan kinerja yang sehat dan berkelanjutan” ujar Fitri dalam keterangan tertulis, Rabu, 6 Mei 2026.
|Baca juga: Laba Tugu Insurance (TUGU) Tembus Rp762 Miliar di 2025
Pada kuartal I/2026, sesuai pencatatan menggunakan PSAK 117, Tugu Insurance membukukan Pendapatan Jasa Asuransi sebesar Rp2,57 triliun, meningkat 5,96 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat Rp2,42 triliun. Adapun Hasil Jasa Asuransi mencapai Rp461,01 miliar, meningkat 2,18 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat Rp451,16 miliar.
Fitri menjelaskan bahwa kinerja ini ditopang oleh pengelolaan portofolio yang selektif pada lini fire & property, offshore, dan marine cargo, yang selama ini menjadi salah satu kontributor utama bagi Tugu Insurance.
Di sisi lain, Pendapatan Investasi Tugu Insurance tercatat sebesar Rp88,17 miliar pada kuartal I/2026, mencerminkan pengelolaan portofolio yang tetap prudent di tengah dinamika pasar keuangan. Berikutnya, Pendapatan Operasional Lainnya tercatat sebesar Rp156,02 miliar, meningkat 31,25 persen dibandingkan Rp118,88 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.
|Baca juga: Begini Respons Bos Tugu Insurance (TUGU) terkait Fenomena El Nino Godzilla
Fitri juga menyampaikan bahwa struktur permodalan tetap kuat untuk mendukung keberlanjutan bisnis perseroan. Total Ekuitas solid di level Rp10,17 triliun, dengan Risk Based Capital (RBC) pada level 420,5 persen. Adapun Total Aset TUGU tercatat sebesar Rp29,69 triliun pada akhir Maret 2026.
“Struktur permodalan yang solid memberikan fleksibilitas bagi perseroan untuk menjaga stabilitas kinerja sekaligus mendukung agenda pertumbuhan ke depan. Perseroan akan terus memastikan pengelolaan modal dilakukan secara prudent, sejalan dengan komitmen untuk menjaga fundamental dan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan” ujar Fitri.
Dia menambahkan bahwa Tugu Insurance terus memastikan kualitas pelaporan keuangan sejalan dengan standar akuntansi yang berlaku. “Penerapan PSAK 117 menjadi bagian dari upaya perseroan dalam meningkatkan kualitas dan transparansi pelaporan keuangan. Perseroan terus memastikan bahwa kinerja yang dicapai didukung oleh fundamental yang sehat, pengelolaan risiko yang tepat, serta struktur keuangan yang tetap kuat,” jelasnya.
Dia tegaskan bahwa Tugu Insurance akan terus memperkuat fundamental bisnis serta meningkatkan kualitas pertumbuhan dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian. Perseroan juga akan mengoptimalkan pengelolaan portofolio, menjaga disiplin risiko, serta memperkuat kontribusi entitas anak sebagai bagian dari strategi pertumbuhan Tugu Insurance.
Editor: S. Edi Santosa
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
