1
🇮🇩 Indonesia✓
🇬🇧 English✓
🇨🇳 中文 (简体)✓
🇯🇵 日本語✓
🇰🇷 한국어✓
🇸🇦 العربية✓
🇲🇾 Melayu✓
🇹🇭 ภาษาไทย✓
🇻🇳 Tiếng Việt✓
1

HUT ke-33, APARI Wisuda 622 Profesional Pialang Asuransi dan Reasuransi

Acara peringatan HUT ke-33 APARI dan Wisuda 622 Wisudawan Profesional Pialang Asuransi dan Reasuransi. | Foto: APARI

Media Asuransi, JAKARTA – Asosiasi Ahli Pialang Asuransi dan Reasuransi Indonesia (APARI) memperingati HUT ke-33 dengan mewisuda 622 profesional pialang asuransi dan reasuransi pada 2026. Wisuda tersebut menjadi salah satu rangkaian kegiatan HUT APARI yang mengusung tema ‘Inspirasi & Kolaborasi‘.

Sebanyak 622 wisudawan berasal dari tiga jenjang pendidikan, yakni 282 lulusan Ajun Ahli Pialang Asuransi dan Reasuransi Indonesia (AAPAI), 228 lulusan Ahli Pialang Asuransi dan Reasuransi Indonesia (APAI), serta 112 lulusan Certified Indonesian Insurance and Reinsurance Brokers (CIIB).

Ketua Umum APARI Abdul Rohman mengatakan peningkatan kompetensi profesional menjadi salah satu hal yang perlu dilakukan secara berkelanjutan untuk menghadapi perkembangan industri asuransi dan reasuransi.

“APARI akan terus mendorong semangat belajar dan pengembangan kompetensi secara berkelanjutan,” kata Abdul, dikutip dari keterangan tertulisnya, Kamis, 1 Oktober 2026.

|Baca juga: OJK Ungkap Alasan Bank Syariah Bisa Diminati Non-Muslim

|Baca juga: Pembiayaan Syariah Diprediksi Jadi Mesin Baru Ekonomi RI hingga 2045

Menurut dia, profesional yang kompeten, berintegritas, dan adaptif dibutuhkan untuk menghadapi tantangan sekaligus menangkap peluang perkembangan industri asuransi dan reasuransi.

Selain wisuda, rangkaian HUT ke-33 APARI juga mencakup Tasyakuran HUT APARI dan Seminar Empowering Fest 2026. Kegiatan tersebut mempertemukan anggota APARI, profesional industri perasuransian, wisudawan, mitra kerja, regulator, serta pemangku kepentingan lainnya.

Dalam Seminar Empowering Fest 2026, APARI membahas transformasi digital yang semakin memengaruhi industri perasuransian, mulai dari pelayanan kepada nasabah, pengelolaan dokumen, keamanan transaksi hingga efisiensi proses bisnis.

Abdul mengatakan perkembangan teknologi mengubah cara industri perasuransian menjalankan proses bisnis dan memberikan layanan. Karena itu, peningkatan kompetensi profesional menjadi bagian penting dalam menghadapi transformasi tersebut.

“Melalui Empowering Fest 2026, APARI ingin menghadirkan ruang pembelajaran yang dapat memberikan inspirasi sekaligus memperkuat kesiapan para profesional dalam menghadapi perubahan,” pungkasnya.

Editor: Angga Bratadharma

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post Pembiayaan Syariah Diprediksi Jadi Mesin Baru Ekonomi RI hingga 2045
Next Post Transaksi Kartu Shar-E Debit Bank Muamalat Meningkat

Member Login

or