Media Asuransi, JAKARTA – PT Asuransi Bina Dana Arta Tbk (ABDA) atau Oona Insurance membukukan laba bersih sebesar Rp29,6 miliar pada kuartal I/2026. Angka tersebut meningkat 21,4 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.
Melansir keterbukaan informasi BEI, Selasa, 21 Juli 2026, Direktur Utama Oona Insurance Vincent C. Soegianto mengatakan, kenaikan laba ditopang oleh pertumbuhan pendapatan jasa asuransi, efisiensi operasional, pengelolaan biaya yang lebih optimal, serta penerapan manajemen risiko yang disiplin.
Menurutnya, strategi tersebut membuat perusahaan tetap mencatatkan kinerja positif di tengah tantangan industri. Selain memperkuat kinerja keuangan, Oona Insurance juga menegaskan akan terus mempercepat transformasi digital.
Perseroan tetap fokus pada penguatan fundamental bisnis melalui peningkatan efisiensi, profitabilitas, tata kelola perusahaan, serta pengembangan layanan digital untuk meningkatkan pengalaman nasabah.
|Baca juga: Kerugian Asuransi Akibat Bencana Alam di Asia Turun ke Level Terendah di Semester I/2026
Di bidang manajemen risiko, Oona Insurance menyatakan telah didukung program reasuransi yang memadai dengan menggandeng reasuradur yang memiliki kapasitas keuangan dan peringkat kredit yang kuat. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga kapasitas underwriting sekaligus mengelola risiko secara lebih optimal.
|Baca juga: Modal Generali China Insurance Makin Tebal, Fitch Yakin Ekspansi Tetap Aman
Dalam paparan publik, perseroan juga mengumumkan perubahan susunan direksi. Danang Budi Raharjo telah ditunjuk sebagai direktur dan masih menunggu hasil uji kemampuan dan kepatutan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Sementara itu, Julien P. Combaret telah mengajukan pengunduran diri dari jabatannya sebagai direktur.
Manajemen juga menegaskan fluktuasi harga saham tidak berdampak langsung terhadap kinerja operasional maupun kondisi keuangan perusahaan. Perseroan menyatakan tetap berfokus pada penguatan fundamental bisnis dan pertumbuhan jangka panjang guna menciptakan nilai tambah bagi pemegang saham.
Editor: Angga Bratadharma
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

