1
1

AXA Financial Indonesia Komitmen Cegah Dampak Perubahan Iklim

Karyawan AXA Financial Indonesia menjadi relawan untuk melakukan aksi bersih pantai di Pulau Damar, Kepulauan Seribu, Jakarta, dalam rangkaian program AFI Berbagi untuk mengurangi sampah plastik di kawasan pesisir. | Foto: AXA Financial Indonesia

Media Asuransi, JAKARTA – AXA Financial Indonesia (AFI) kembali menunjukkan komitmennya terhadap keberlanjutan melalui program AFI Berbagi. Hal itu dengan kegiatan Beach Clean-Up di Pulau Damar, Kepulauan Seribu, bekerja sama dengan Langit Biru Pertiwi.

Inisiatif ini sejalan dengan komitmen AXA Global terhadap keberlanjutan dan tanggung jawab sosial dengan tiga pilar utama: pencegahan dampak perubahan iklim, peningkatan sosial masyarakat, dan pencegahan risiko.

Rangkaian kegiatan program AFI Berbagi dilakukan sejak September hingga Mei 2026 mencakup aksi bersih pantai, pemeriksaan kesehatan dan edukasi keuangan di Pantai Tanjung Pasir, Kabupaten Tangerang, serta penutupan kegiatan melakukan aksi bersih pantai di Pulau Damar.

Berdasarkan data Langit Biru Pertiwi, mayoritas sampah yang ditemukan di pesisir Pantai Tanjung Pasir adalah plastik sekali pakai dan sampah anorganik yang berasal dari aktivitas masyarakat pesisir dan juga wisatawan.

Sedangkan di Pulau Damar, 60-70 persen sampah yang berada di sana berupa sampah plastik sekali pakai seperti kantong plastik, botol minuman, dan kemasan makanan yang kemungkinan besar merupakan sampah kiriman. Temuan tersebut menegaskan sampah plastik masih menjadi permasalahan utama di kawasan pesisir.

|Baca juga: Sejumlah Manajer Investasi Mulai Ajukan Pendirian DPLK, OJK: Sudah Masuk Tahap Evaluasi

|Baca juga: Cetak Kinerja Ciamik, RUPST BSI (BRIS) Setujui Dividen Tunai Rp1,51 Triliun

Selaras dengan itu, survei AXA Future Risk Report 2025 menempatkan perubahan iklim sebagai risiko terbesar dalam kategori Emerging Risk, karena perubahan iklim memperkuat, mempercepat, dan memperbanyak risiko dari kesehatan hingga ekonomi global dan geopolitik, yang dapat memperburuk kerentanan masyarakat.

Oleh karena itu, Presiden Direktur AXA Financial Indonesia Niharika Yadav mengatakan, diperlukan aksi kolaboratif dan berkelanjutan untuk memperkuat ketahanan lingkungan dan masyarakat. Perubahan iklim menduduki risiko tertinggi dalam kategori Emerging Risk, sehingga dibutuhkan langkah konkret dan kolaboratif untuk mengatasinya.

“Melalui inisiatif ini, kami juga berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan menjaga lingkungan, mendukung kesehatan, dan memperkuat literasi serta pemberdayaan finansial mereka,” ujarnya, dikutip dari keterangannya.

Untuk kegiatan Beach Clean-Up, AFI telah menyelenggarakan tiga kegiatan sebelumnya di Pantai Tanjung Pasir dan satu kegiatan terakhir di Pulau Damar. Keseluruhan kegiatan ini berhasil melibatkan 151  karyawan sebagai relawan dan mengumpulkan lebih dari 946 kilogram sampah, yang sebagian besar merupakan plastik sekali pakai.

|Baca juga: AXA Insurance dan AXA XL Hadirkan Art Insurance Berstandar Global untuk Karya Seni Bernilai Tinggi

|Baca juga: Pangsa Pasar Stagnan, BSI (BRIS) Sebut Rendahnya Inklusi Jadi Tantangan Utama Perbankan Syariah

Co-founder Langit Biru Pertiwi Nadia Mulya mengungkapkan, Langit Biru Pertiwi sangat mengapresiasi dukungan AXA Financial Indonesia dalam upaya mengatasi persoalan sampah laut. Kegiatan ini menunjukkan bahwa korporasi bisa mengambil peran dalam upaya pelestarian lingkungan.

“Sekaligus menunjukkan kepedulian terhadap kesehatan dan pemberdayaan masyarakat pesisir melalui edukasi literasi finansial. Besar harapan kami kolaborasi seperti ini bisa mendorong langkah serupa bagi pemangku kepentingan lainnya agar bisa bergerak bersama menuju perubahan positif dan berkelanjutan,” pungkasnya.

Editor: Angga Bratadharma

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post Cetak Kinerja Ciamik, RUPST BSI (BRIS) Setujui Dividen Tunai Rp1,51 Triliun

Member Login

or