Media Asuransi, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan di hari kemarin ditutup naik 1,22 persen, tapi masih disertai dengan net sell asing Rp318 miliar. Saham yang paling banyak dijual asing adalah BMRI, BBCA, ANTM, INCO, dan AADI.
“IHSG berpotensi akan mencoba tes break resistance di 7.100-7.120. Hati-hati jika gagal break, masih berpotensi koreksi kembali mengingat rupiah sudah mendekati Rp17.500,” kata Head of Retail Research BNI Sekuritas Fanny Suherman, dikutip dari riset hariannya, Rabu, 6 Mei 2026.
|Baca juga: OJK Catat Penyaluran Kredit Perbankan Naik 9,49% di Maret 2026
Indeks-indeks saham Wall Street ditutup menguat pada perdagangan Selasa waktu setempat (Rabu WIB). Penguatan didorong oleh penurunan harga minyak serta kinerja laba emiten yang solid. Indeks S&P 500 naik 0,81 persen, Nasdaq Composite melesat 1,03 persen dan Dow Jones Industrial Average menguat 0,73 persen.
Harga minyak mentah jenis West Texas Intermediate turun 3,9 persen dan Brent crude melemah 3,99 persen. Di sisi geopolitik, gencatan senjata antara AS dan Iran masih berlangsung. Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth menyatakan bahwa gencatan senjata ‘masih bertahan’.
Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump juga menegaskan pemerintah akan membantu mengawal kapal-kapal yang sempat terjebak di jalur strategis tersebut. Di sisi emiten, saham DuPont de Nemours melonjak sekitar delapan persen setelah membukukan laba dan pendapatan Q1 melampaui ekspektasi.
Pasar saham Asia melemah pada perdagangan Selasa waktu setempat. Sementara harga minyak dunia tetap tinggi di atas US$100 per bbl, seiring memudarnya prospek gencatan senjata antara AS dan Iran.
|Baca juga: Sejumlah Manajer Investasi Mulai Ajukan Pendirian DPLK, OJK: Sudah Masuk Tahap Evaluasi
|Baca juga: Cetak Kinerja Ciamik, RUPST BSI (BRIS) Setujui Dividen Tunai Rp1,51 Triliun
Ketegangan meningkat setelah kedua negara kembali melancarkan serangan di wilayah Teluk, khususnya di Selat Hormuz yang dapat menimbulkan kekhawatiran gangguan pasokan minyak dunia.
Indeks Hang Seng melemah 0,76 persen, dan ASX 200 Australia turun 0,19 persen. Sedangkan, Taiex Taiwan naik 0,16 persen. Sementara itu, FTSE Straits Times turun 0,08 persen dan FTSE Malay KLCI naik 0,44 persen.
Support IHSG: 6.950-7.000
Resist IHSG: 7.100-7.120
Berikut rekomendasi saham pilihan dari BNI Sekuritas untuk hari ini:
- BUMI Spec Buy dengan area beli di Rp226-Rp230, cutloss di bawah Rp224. Target dekat di Rp234-Rp240.
- AKRA Buy on Weakness dengan area beli di Rp1.480-Rp1.520, cutloss di bawah Rp1.480. Target dekat di Rp1.540-Rp1.570.
- AYAM Buy if Break Rp342, dengan target dekat di Rp348-Rp352. Cutloss di bawah Rp330.
- ARCI Spec Buy dengan area beli di Rp1.480-Rp1.500, cutloss di bawah Rp1.470. Target dekat di Rp1.520-Rp1.580.
- MDKA Spec Buy dengan area beli di Rp3.040-Rp3.100, cutloss di bawah Rp3.020. Target dekat di Rp3.150-Rp3.200.
- BRPT Spec Buy dengan area beli di Rp2.260-Rp2.300, cutloss di bawah Rp2.220. Target dekat di Rp2.400-Rp2.480.
Editor: Angga Bratadharma
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
