1
1

DPR Buka Suara soal Jadwal Fit and Proper Test Destry Damayanti Jadi Calon Gubernur BI

Gedung DPR. | Foto: DPR

Media Asuransi, JAKARTA – Komisi XI DPR RI belum menerima kepastian jadwal uji kepatutan dan kelayakan atau fit and proper test terhadap Destry Damayanti sebagai calon tunggal Gubernur Bank Indonesia (BI).

Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Muhammad Hanif Dhakiri mengatakan hingga saat ini DPR masih dalam masa reses sehingga belum menerima surat resmi terkait pencalonan Destry yang ditunjuk Presiden Prabowo Subianto untuk menggantikan Perry Warjiyo.

“Terkait dengan proses fit and proper test-nya sendiri, karena ini masih reses, kami juga belum baca suratnya. Mudah-mudahan nanti tanggal 14 sudah mulai masuk (suratnya)” ucap Hanif di sela-sela acara UMKM Finance Summit, Selasa, 11 Agustus 2026.

Hanif menjelaskan, selama masa reses, anggota Komisi XI masih melakukan pengumpulan informasi dan aspirasi dari para pemangku kepentingan. Setelah surat pencalonan diterima, pihaknya akan berkoordinasi dengan pimpinan Komisi XI untuk menentukan jadwal pelaksanaan fit and proper test.

Meski jadwal uji kelayakan belum ditetapkan, Hanif menilai, Destry merupakan sosok yang memiliki pengalaman dan pemahaman yang kuat mengenai kebijakan moneter serta Bank Indonesia.

|Baca juga: Ekonom Permata Bank: Pertumbuhan Ekonomi Tidak Lagi Bertumbuh pada Belanja Masyarakat

|Baca juga: Permata Bank: Subsidi Energi Topang Daya Beli, tapi Ruang Fiskal Makin Terbatas

“Saya kira, dia (Destry) figur yang sangat bisa diandalkan, profesional, dan orangnya juga sudah berpengalaman luas, mengenal seluruh seluk-beluk moneter dan juga Bank Indonesia,” katanya.

Dirinya menilai tidak ada persoalan dengan keputusan pemerintah mengajukan satu nama sebagai calon Gubernur BI. Menurutnya, pola calon tunggal untuk posisi Gubernur BI sudah berlangsung sejak sebelumnya.

“Biasanya kan sudah begitu dari dulu. Kecuali kalau misalnya dewan gubernur, bisa beberapa (calon). Tapi kalau gubernur biasanya kan satu,” ujarnya.

Lebih lanjut, Hanif belum dapat memastikan apakah Destry nantinya akan memulai periode jabatan baru atau melanjutkan periode sebelumnya apabila dinyatakan lolos sebagai Gubernur BI. Menurutnya, informasi tersebut belum dapat dipastikan selama DPR masih dalam masa reses.

“DPR-nya masih reses. Kalau sudah masuk sudah bisa langsung (fit and proper). Nanti saya koordinasikan dulu dengan teman-teman pimpinan, nanti jadwalnya kapan,” tutup Hanif.

Editor: Angga Bratadharma

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post Destry Damayanti Jadi Calon Tunggal Gubernur BI, Ekonom Soroti soal Independensi!
Next Post Pembiayaan UMKM Digenjot Tembus Rp2.000 Triliun, Airlangga Ungkap Alasannya!

Member Login

or