1
1

Berapa Banyak Daging Kurban yang Boleh Dimakan oleh Sahibul Kurban

Penjual hewan kurban mulai marak jelang gari raya iduladha. | Foto: Media Asuransi/Arief Wahyudi

Media Asuransi, JAKARTA – Menjelang perayaan Iduladha yang tinggal menghitung hari, umat Muslim di seluruh dunia bersiap untuk melaksanakan kurban. Secara umum, orang Indonesia memilih sapi, kambing, dan domba sebagai hewan kurban. Karena ketiga jenis hewan ini yang populasinya paling banyak.

Nah sebagai pekurban, biasanya Anda akan mendapat bagian daging dari hewan kurban tersebut. Dikutip dari laman BAZNAS, dalam Islam, terdapat syarat pembagian daging kurban yang harus dipenuhi. Sahibul kurban boleh memakan daging kurban maksimal sesuai dengan ketentuan.

Salah satu pertanyaan yang sering muncul adalah tentang berapa banyak daging kurban yang boleh dimakan oleh sahibul kurban, yaitu orang yang berkurban. Pemahaman yang benar mengenai hal ini penting agar pelaksanaan kurban sesuai dengan syariat Islam dan membawa berkah bagi semua pihak.

|Baca juga: Hal-hal yang Perlu Anda Ketahui tentang Kurban di Iduladha

Dalam suatu hadis juga menguatkan bahwa pentingnya berkurban dan dibagikan kepada fakir miskin. Rasulullah Saw bersabda: “Sesungguhnya kami telah melarang kamu sekalian (untuk memakan daging kurban setelah lewat tiga hari), karena untuk diberikan kepada orang-orang lemah yang datang kemudian, maka makanlah, sedekahkanlah, dan simpanlah”. (HR. Abu Daud).

Pembagian Daging Kurban
Menurut ajaran Islam, daging kurban sebaiknya dibagi menjadi tiga bagian:

1. Sepertiga untuk sahibul kurban dan keluarganya
Sahibul kurban dan keluarganya berhak menikmati sebagian dari daging kurban. Hal ini adalah bentuk syukur kepada Allah dan kebahagiaan bersama keluarga.

2. Sepertiga untuk sedekah kepada fakir miskin
Bagian ini diberikan kepada mereka yang membutuhkan. Daging kurban adalah salah satu bentuk ibadah sosial yang bertujuan membantu mereka yang kurang beruntung.

|Baca juga: Perhatikan 5 Hal Berikut, Saat Hewan untuk Kurban

3. Sepertiga untuk tetangga dan kerabat
Bagian ini diberikan kepada tetangga dan kerabat sebagai bentuk silaturahmi dan mempererat hubungan sosial dalam masyarakat.

 

Rincian Penggunaan Daging oleh Sahibul Kurban

Sahibul kurban diperbolehkan memakan daging kurban, namun ada beberapa ketentuan yang perlu diperhatikan:

1. Jumlah yang Dikonsumsi
Sebaiknya sahibul kurban tidak mengonsumsi daging kurban lebih dari sepertiga bagian dari total daging kurban. Meskipun tidak ada batasan yang sangat ketat, pembagian ini dianjurkan agar manfaat daging kurban dapat dirasakan oleh lebih banyak orang.

|Baca juga: Inilah 4 Tips Mengolah Daging Kurban

2. Memperhatikan Hak Orang Lain
Penting bagi sahibul kurban untuk memperhatikan hak orang lain, terutama mereka yang lebih membutuhkan. Membagikan daging kurban secara adil dan merata akan memberikan berkah dan kebahagiaan kepada lebih banyak pihak.

3. Kondisi Khusus
Dalam kondisi tertentu, seperti jika terdapat banyak fakir miskin di sekitar, sahibul kurban disarankan untuk mengutamakan pembagian kepada mereka meskipun hal ini mungkin berarti mengurangi porsi yang dimakan oleh keluarga sendiri.

Editor: S. Edi Santosa

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post Biaya Medis Jadi Alarm, Allianz Life Indonesia Sebut Asuransi Kesehatan Kunci Menjaga Finansial Tetap Sustainable

Member Login

or