Media Asuransi, JAKARTA – Pengelolaan keuangan syariah pada dasarnya mirip seperti pengelolaan keuangan pada umumnya, namun dengan menerapkan prinsip-prinsip syariah. Literasi keuangan menjadi isu penting dalam dekade ini. Potensi ekonomi syariah di Indonesia terbuka lebar, mengingat Indonesia adalah salah satu negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia.
Kamu bisa mencoba mengelola keuangan secara syariah. Perencanaan keuangan syariah adalah ketika proses yang dilakukan dalam mencapai tujuan keuangan tersebut tidak bertentangan dengan prinsip-prinsip syariah dan berorientasi tidak hanya pada dunia tetapi juga akhirat.
|Baca juga: Yuk, Simak Tips Atur Keuangan agar Lebih Terencana Ala Allianz
Perencanaan keuangan syariah adalah ketika proses dalam mencapai tujuan keuangan tersebut tidak bertentangan denganprinsip syariah.
Perlu diingat, mengelola uang tidak bisa dilakukan sembarangan, tentu memerlukan beberapa tahapan agar dapat mencapai tujuannya. Karena itu, ini beberapa tahapan dalam pengelolaan keuangan dengan prinsip-prinsip syariah yang dikutip dari laman resmi Allianz, Minggu, 24 Mei 2026:
- Biasakan pola hidup sederhana dan tidak konsumtif
Kesederhanaan adalah awal kebahagiaan karena hidup sederhana bukan selalu berarti kekurangan, melainkan sebuah cara hidup yang bertujuan untuk menjauhkan diri dari sikap tamak dan serakah. Mulai perilaku hidup hemat dan sederhana, atur pemasukan dan pengeluaran dengan rapi, dan biasakan hanya membeli hal-hal yang dibutuhkan dan tidak bermewah-mewah.
- Meminimalkan utang
Secara syar’i, utang piutang boleh dilakukan. Namun, dianjurkan untuk tidak berutang kecuali dalam keadaan darurat atau mendesak. Apabila kamu memiliki utang, maka melunasinya harus menjadi prioritas utama.
|Baca juga: Tips Jitu Merencanakan Keuangan Lewat Asuransi Jiwa
- Mengalokasikan dana untuk zakat, infaq, dan sedekah
Zakat merupakan salah satu dari lima rukun islam yang wajib ditunaikan dan memiliki fungsi sebagai penyucian jiwa dan harta. Begitu pula halnya dengan infak dan sedekah, namun sifatnya sunah. Fungsi lain dari zakat, infak, dan sedekah tentunya adalah untuk membantu fakir miskin dan orang-orang yang membutuhkan, terutama kepada orang-orang di sekitar kita.
- Menyiapkan dana darurat
Sama halnya seperti penyusunan rencana keuangan pada umumnya, dana darurat tetap merupakan salah satu hal yang perlu dipenuhi. Dalam menjalani kehidupan, kita tidak pernah tahu akan musibah atau bencana yang akan menimpa maka sudah sewajarnya kita selalu berusaha untuk melakukan tindakan pencegahan dan berjaga-jaga. Selalu ingat untuk menyisihkan sebagian pemasukan untuk dana darurat.
Pilihlah lembaga keuangan syariah untuk menempatkan dana darurat ini seperti misalnya tabungan syariah atau melalui bentuk proteksi dan perlindungan lain seperti asuransi syariah.
Nah, setelah mengelola keuangan dengan baik, lengkapi perlindungan finansial dengan asuransi syariah. Allianz Indonesia memiliki Allisya Protection Life, produk asuransi jiwa syariah dengan pembayaran kontribusi berkala yang memberikan perlindungan hingga pihak yang diasuransikan berusia 100 tahun sekaligus investasi dengan pilihan Subdana yang sesuai dengan kebutuhan.
Editor : Wahyu Widiastuti
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

