1
1

Ditemukan Dugaan Fraud di Bisnis Apotek, Manajemen Kimia Farma Buka Suara

Kimia Farma adalah perusahaan industri farmasi pertama dan terbesar di Indonesia. | Foto: labkimiafarma.co.id

Media Asuransi, JAKARTA – Manajemen PT Kimia Farma Tbk (KAEF) buka suara tentang temuan dugaan pelanggaran integritas penyediaan data laporan keuangan (fraud) di anak usaha yaitu PT Kimia Farma Apotek.

Direktur Utama Kimia Farma David Utama memaparkan dalam proses audit internal manajemen KAEF menemukan dugaan pelanggaran integritas penyediaan data laporan keuangan yang terjadi di anak usaha yaitu PT Kimia Farma Apotek (KFA).

“Hal ini berpengaruh pada pos pendapatan, HPP, dan beban usaha yang kemudian berkontribusi signifikan terhadap kerugian di tahun 2023. Kenaikan beban usaha tahun 2023 juga meningkat secara dominan pada KFA dan ini tidak terjadi pada tahun-tahun sebelumnya,” jelasnya dalam keterbukaan informasi publik dikutip, Rabu, 19 Juni 2024.

|Baca juga: Insurtech Rey dan Kimia Farma Berkolaborasi Hadirkan Layanan Kesehatan Terproteksi di Seluruh Indonesia

Menindaklanjuti hal ini, jelas dia, KAEF bersama dengan Kementerian BUMN dan PT Bio Farma (Persero) melakukan pembenahan di KFA. Saat ini, manajemen KAEF tengah menelusuri lebih lanjut atas dugaan tersebut melalui audit investigasi yang dilakukan oleh pihak independen

“Ke depannya perseroan akan menyampaikan hasil audit investigasi atas dugaan tersebut kepada pemegang saham dan otoritas pasar modal.”

Menurutnya, manajemen KAEF tidak akan memberikan toleransi apabila dugaan fraud terbukti dan akan mengambil tindakan tegas kepada pihak-pihak yang terlibat. Melalui sistem pengendalian internal dan audit pihak independen merupakan bentuk komitmen manajemen untuk dapat menyajikan informasi yang akuntabel serta tidak menyembunyikan informasi atau fakta material apapun.

“Manajemen KAEF meyakini bahwa pembenahan internal secara transparan yang dilakukan manajemen akan menjadi fundamental bisnis yang baik bagi perusahaan di masa depan. Ditunjang dengan pasar farmasi yang masih terus bertumbuh, KAEF sudah berada dalam jalur yang tepat menuju profitabilitas dan pertumbuhan berkelanjutan.”

Sesuai dengan laporan keuangan tahunan 2023, KAEF berhasil membukukan pertumbuhan penjualan positif sepanjang tahun 2023. Perseroan mampu meningkatkan penjualan menjadi Rp9,96 triliun, naik 7,93% dibandingkan dengan tahun 2022 sebesar Rp9,23 triliun. Perseroan juga mampu menurunkan kewajiban (liabilitas) pada tahun 2023.

Editor: Achmad Aris

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post Waspada, IHSG Diperkirakan Bergerak Sideways Hari Ini
Next Post Tips dari Astra Life untuk Siapkan Dana Pendidikan Anak

Member Login

or