1
1

Sambut Libur Panjang Pekan Ini, Jasa Marga Siagakan Respons Cepat 24 Jam

Petugas Jasa Marga memperbaiki jalan dalam rangka meresons cepat kendala infrastruktur di jalan tol. | Foto: Jasa Marga

Media Asuransi, JAKARTA – Menjelang periode libur panjang Hari Kenaikan Yesus Kristus 2026 yang jatuh pada periode Kamis hingga Minggu (14-17 Mei 2026), PT Jasa Marga (Persero) Tbk memastikan seluruh layanan preservasi siaga selama 24 jam.

Kesiapsiagaan ini merupakan komitmen Jasa Marga dalam menjamin keamanan dan kenyamanan bagi seluruh pengguna jalan tol, terutama di tengah kondisi cuaca yang dinamis dan curah hujan tinggi masih terjadi di sejumlah wilayah.

Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono menjelaskan bahwa kesiapan infrastruktur jalan tol merupakan prioritas utama Perseroan yang dilakukan dengan pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) untuk mendukung kelancaran perjalanan pengguna jalan tol.

|Baca juga: Jasa Marga  Cetak Core Profit Rp3,7 Triliun di 2025

“Jalan tol bukan hanya sekadar infrastruktur konektivitas, melainkan ruang publik yang harus menjamin keselamatan pengguna jalan. Melalui pendekatan preservasi yang proaktif dan responsif selama 24 jam, kami berkomitmen menjaga kondisi jalan agar tetap optimal. Kesiapan infrastruktur jalan tol menjadi fokus utama untuk mewujudkan perjalanan yang aman, nyaman, dan berkeselamatan,” ujar Rivan dalam keterangan resmi, Rabu, 13 Mei 2026.

Potensi kerusakan permukaan infrastruktur jalan tol juga rentan meningkat karena curah hujan tinggi yang dikombinasikan dengan beban lalu lintas kendaraan berat, terutama kendaraan dengan muatan berlebih atau Over Dimension Over Loading (ODOL). Untuk mengantisipasi tantangan tersebut, Jasa Marga melakukan percepatan program preservasi jalan tol secara berkelanjutan melalui pemeliharaan rutin, pemeliharaan berkala, hingga peningkatan kualitas jalan di seluruh ruas operasional.

|Baca juga: Jasa Marga Luncurkan Mobile Apps Travoy Dalam 1 Genggaman

Sebagai bagian dari strategi jangka panjang, Jasa Marga juga mengedepankan preservasi yang bersifat preventif, yaitu pemeliharaan yang dilakukan sebelum terjadi kerusakan signifikan.

Selain upaya preventif tersebut, Jasa Marga juga menyiagakan tim preservasi 24 jam untuk memantau kondisi perkerasan jalan tol dengan penanganan yang tepat dan cepat. Dalam mendukung percepatan deteksi kerusakan, Jasa Marga memanfaatkan dukungan teknologi digital seperti Hawkeye Smart Inspection Car untuk memetakan kondisi jalan secara presisi.

|Baca juga: Pengumuman Lengkap MSCI: 6 Saham RI Dicoret dari Indeks Global Standar

“Menjelang periode libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 2026, kami makin meningkatkan standar respons cepat dengan penanganan lubang ditargetkan selesai dalam waktu kurang dari 24 jam setelah terdeteksi oleh sistem maupun laporan pengguna jalan. Tim kami di lapangan bekerja secara shift sepanjang 24 jam untuk memastikan tidak ada gangguan infrastruktur yang menghambat perjalanan pengguna jalan,” tambah Rivan.

“Melalui penguatan kegiatan preservasi yang bersifat preventif dan kesiapan layanan operasional selama libur panjang, kami berkomitmen memastikan seluruh ruas tol tetap laik operasi. Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pengalaman berkendara yang lebih baik, meminimalisasi potensi gangguan, serta mendukung perjalanan masyarakat yang lebih lancar, aman, efisien dan berkeselamatan selama periode libur panjang ini,” ujar Rivan.

Jasa Marga juga mengimbau pengguna jalan untuk turut berpartisipasi dalam menjaga kualitas jalan dengan memberikan laporan jika menemukan kendala infrastruktur melalui aplikasi Travoy atau menghubungi One Call Center 133.

Editor : Wahyu Widiastuti

 

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post Berani Bertanya, Lebih Terlindungi: Mengapa Kita Perlu Menjadi Pasien yang Kritis

Member Login

or