Media Asuransi, JAKARTA – Dalam rangka mendukung kenyamanan masyarakat selama periode libur panjang pada 14 – 17 Mei 2026, KCIC mengoptimalkan berbagai layanan bisnis non-farebox di seluruh stasiun Whoosh.
Optimalisasi dilakukan melalui kesiapan lebih dari 100 tenant retail dan non-retail termasuk UMKM, serta penyediaan ribuan kapasitas parkir kendaraan untuk mendukung kebutuhan perjalanan penumpang.
General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa mengatakan bahwa optimalisasi bisnis non-farebox merupakan bagian dari komitmen KCIC untuk menghadirkan pengalaman perjalanan yang semakin nyaman dan terintegrasi, khususnya pada periode dengan mobilitas masyarakat yang meningkat.
|Baca juga: KCIC Luncurkan Whoosh Prepaid Voucher, Solusi Perjalanan Fleksibel
“Pada periode libur panjang, mobilitas masyarakat umumnya mengalami peningkatan. KCIC memastikan seluruh fasilitas dan layanan penunjang di stasiun dapat dimanfaatkan secara optimal agar perjalanan penumpang tetap nyaman, praktis, dan lancar,” ujar Eva dalam keterangannya, Rabu, 13 Mei 2026.
Saat ini KCIC menghadirkan total 116 tenant retail dan non-retail di seluruh stasiun Whoosh yang terdiri dari 87 tenant non-UMKM dan 29 tenant UMKM. Stasiun Halim memiliki 60 tenant, Stasiun Padalarang 31 tenant, Stasiun Tegalluar Summarecon 23 tenant, serta Stasiun Karawang 2 tenant yang mendukung kebutuhan perjalanan penumpang selama periode libur panjang.
|Baca juga: KCIC Terus Tingkatkan Layanan Digital
Selain optimalisasi tenant, KCIC juga menyiapkan lebih dari 1.500 kapasitas parkir kendaraan yang dikelola KCIC di stasiun Whoosh untuk mendukung mobilitas penumpang yang membawa kendaraan pribadi selama periode libur panjang. Area parkir tersebut tersedia di Stasiun Halim, Karawang, Padalarang dan Tegalluar Summarecon untuk kendaraan mobil maupun motor.
Eva menjelaskan bahwa stasiun Whoosh saat ini terus dikembangkan tidak hanya sebagai titik keberangkatan dan kedatangan, tetapi juga sebagai ruang layanan publik yang mampu memenuhi berbagai kebutuhan penumpang dalam satu lokasi.
“Kami juga tetap mendorong masyarakat untuk memanfaatkan berbagai integrasi antarmoda yang telah tersedia di seluruh stasiun Whoosh, seperti LRT Jabodebek, KA Feeder, shuttle, taksi, maupun transportasi online sehingga perjalanan masyarakat menjadi semakin mudah, praktis, dan terintegrasi,” ujar Eva.
Editor : Wahyu Widiastuti
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

