Media Asuransi, JAKARTA – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) di tengah tekanan kondisi makroekonomi dan tantangan yang dihadapi sektor telekomunikasi dalam beberapa tahun terakhir, terus beradaptasi dan bertransformasi baik dari sisi strategi perusahaan, model bisnis, maupun produk dan layanan.
Direktur Utama Telkom Dian Siswarini, menegaskan bahwa eksekusi strategi transformasi telah menjadi fokus utama perseroan sejak 2025. “Lewat strategi TLKM 30, Telkom memantapkan arah transformasi yang lebih terstruktur untuk mengakselerasi terwujudnya visi sebagai penggerak ekosistem digital nasional yang berdaya saing global, sekaligus menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan,” jelasnya dalam keterangan resmi, Rabu, 13 Mei 2026.
|Baca juga: Telkom Indonesia (TLKM) Pertahankan Peringkat idAAA dengan Prospek Stabil
Melalui strategi transformasi jangka menengah TLKM 30, Telkom fokus pada eksekusi empat pilar besar, pilar pertama yakni Operational & Service Excellence, sebagai upaya memperkuat prinsip tata kelola perusahaan yang baik. Pilar transformasi kedua, perseroan melakukan Streamlining sebagai strategi penataan portofolio non-core business agar perseroan dapat kembali mendorong kontribusi yang lebih optimal dan efisiensi operasional, serta meningkatkan keunggulan kompetitif pada core business di sektor telekomunikasi dan digital.
Selanjutnya, pada pilar transformasi ketiga perseroan berfokus pada upaya peningkatan nilai tambah (Unlock Value), salah satunya melalui penguatan fondasi bisnis infrastruktur digital yaitu konektivitas fiber.
|Baca juga: Telkomsat Dorong Percepatan Digital Inklusif di Wilayah 3T
Sebagai pilar transformasi keempat, Telkom tengah menjalankan Modus-operandi shift, perubahan dari operating holding menjadi strategic holding, dengan melakukan delayering untuk memperkuat fokus bisnis di empat segmen Operating Company (OpCo).
Transformasi ini diharapkan semakin memperkuat fundamental perusahaan, mengharmonisasi lini bisnis sehingga tidak terjadi tumpang tindih, sekaligus meningkatkan penciptaan nilai yang berkelanjutan.
Editor : Wahyu Widiastuti
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

