1
1

Pengumuman Lengkap MSCI: 6 Saham RI Dicoret dari Indeks Global Standar

Ilustrasi. | Foto: Media Asuransi/Arief Wahyudi

Media Asuransi, JAKARTA – Morgan Stanley Capital International (MSCI) resmi mengumumkan hasil review indeks global periode Mei 2026. Dalam dokumen resmi MSCI Equity Indexes May 2026 Index Review, ada enam saham dari Indonesia yang dihapus dan tidak ada tambahan saham yang masuk ke indeks standar global MSCI.

|Baca juga: Budi Herawan Dorong MAIPARK Ekspansi Reasuransi Katastropik di ASEAN

|Baca juga: Prudential Syariah Bayar Santunan Klaim dan Manfaat Rp2,2 Triliun di 2025

Mengutip MSCI Equity Indexes May 2026 Index Review, Rabu, 13 Mei 2026, sebanyak enam saham yang dihapus dari MSCI Global Standard Index yakni:

  1. PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN).
  2. PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN).
  3. PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA).
  4. PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA).
  5. PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN).
  6. PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT).

|Baca juga: KUPASI Beberkan Peluang dan Tantangan New RBC bagi Industri Asuransi

|Baca juga: Prudential Syariah Cetak Kinerja Ciamik di 2025

Di sisi lain, pada MSCI Global Small Cap Indexes ada satu saham Indonesia yang masuk yakni PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT). Akan tetapi, terdapat 13 saham Indonesia yang dikeluarkan dari MSCI Global Small Cap Indexes yaitu:

  1. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM).
  2. PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI).
  3. PT Bank Aladin Syariah Tbk (BANK).
  4. PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE).
  5. PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG).
  6. PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO).
  7. PT Midi Utama Indonesia Tbk (MIDI).
  8. PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA).
  9. PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN).
  10. PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM).
  11. PT Pacific Strategic Financial Tbk (APIC).
  12. PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS).
  13. PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG).

MSCI menegaskan semua perubahan akan diimplementasikan pada penutupan perdagangan pada 29 Mei 2026 dan efektif mulai 1 Juni 2026.

|Baca juga: BFI Finance (BFIN) Klarifikasi soal Berita Penarikan Paksa Mobil di Tangerang Selatan

|Baca juga: Rupiah Tembus Rp17.500, Bos BI Sebut Ini Biang Keroknya!

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Rabu pagi, 13 Mei 2026, dibuka di level 6.763. Level tertinggi di 6.787 dan posisi terendah di 6.727. Frekuensi tercatat sebanyak 500 ribu transaksi senilai Rp4,56 triliun dengan jumlah lot sebanyak 134 juta lembar saham.

Editor: Angga Bratadharma

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post Prudential Syariah Bayar Santunan Klaim dan Manfaat Rp2,2 Triliun di 2025
Next Post Budi Herawan Dorong MAIPARK Ekspansi Reasuransi Katastropik di ASEAN

Member Login

or