1
🇮🇩 Indonesia✓
🇬🇧 English✓
🇨🇳 中文 (简体)✓
🇯🇵 日本語✓
🇰🇷 한국어✓
🇸🇦 العربية✓
🇲🇾 Melayu✓
🇹🇭 ภาษาไทย✓
🇻🇳 Tiếng Việt✓
1

Awal Oktober, IHSG Masih Merah

Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI). | Foto: Media Asuransi/Arief Wahyudi

Media Asuransi, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona merah pada hari pertama bulan Oktober, 1 Oktober 2026. IHSG ditutup melemah 61,63 poin atau 1,02 persen ke 6.009,50 pada akhir perdagangan Kamis.

|Baca juga: Peringkat Kripto RI Turun ke-14 Dunia

Sebanyak 206 saham naik, 450 saham turun dan 134 saham stagnan. Total volume perdagangan saham di bursa hari ini mencapai 32,13 miliar saham, dengan total nilai Rp 10,57 triliun. Investor asing mencatat penjualan bersih total sekitar Rp2,38 triliun selama dua sesi perdagangan terakhir, memicu penurunan  IHSG.

Senada dengan IHSG, pasar saham Asia juga melemah. Penyebabnya harga minyak bertahan di atas US$100 per barel karena perang AS-Iran berlanjut setelah mengalami eskalasi pada awal bulan.

|Baca juga: IHSG Berakhir di Zona Merah

Juga kekhawatiran melonjaknya yield obligasi global sebagai imbas kenaikan harga energi. Kenaikan yield akan memicu kenaikan pembiayaan perbankan ke sektor riil yang bisa melambatkan perekonomian. Yield atau imbal hasil mulai naik sejak Federal Reserve menaikkan bunga acuan di September lalu yang memicu larinya modal ke aset berdenominasi dolar AS.

Kendati demikian data positif dari Badan Pusat Statistik bisa mendorong IHSG di sisa perdagangan pekan ini. Neraca perdagangan Indonesia mengalami suplus US$ 3,55 miliar per Agustus 2026. Surplus ini ditopang oleh kinerja ekspor Indonesia yang mencapai US$ 26,61 miliar melampaui nilai impor US$ 23,06 miliar per Agustus 2026.

Angka ini melampaui konsensus ekonom yang disurvei Reuters memperkirakan neraca perdagangan Indonesia pada Agustus 2026 mencatat surplus sekitar US$630 juta. Data positif ini bisa menopang IHSG di sesi II hari ini.

Editor: Irdiya Setiawan

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post Peringkat Kripto RI Turun ke-14 Dunia

Member Login

or