Media Asuransi, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona hijau pada akhir perdagangan Rabu, 5 Agustus 2026. IHSG menanjak 0,50 persen (31 poin) ke level 6.351.
Total volume perdagangan saham di bursa hari ini mencapai 39,80 miliar saham, dengan total nilai Rp 14,71 triliun. Sebanyak 406 saham naik, 208 saham turun dan 178 saham stagnan.
|Baca juga: IHSG Lanjut Menguat di Sesi I Rabu
Kenaikan indeks seiring penguatan bursa regional yang terimbas pecah rekornya indeks Dow Jones semalam karena pendapatan emiten terkait teknologi AI yang ciamik dan juga prospek perdamaian AS dan Iran.
Dow Jones Industrial Average kembali mencetak rekor penutupan tertinggi sepanjang masa di level 54.085,88 pada perdagangan Selasa, 4 Agustus 2026 (Rabu dini hari WIB), setelah melompat tajam sebesar 907,47 poin atau 1,71 persen.
|Baca juga: Nilai Transaksi Harian Bursa Saham Naik Jadi Rp19,76 Triliun
Dari konflik Timur Tengah keluar pernyataan Menteri Keuangan AS, Scott Bessent bahwa Amerika Serikat akan mencapai kesepakatan dengan Iran untuk membuka Selat Hormuz padaRabu ini. Kendati Iran menyangkalnya, pernyataan ini telah menurunkan harga minyak.
Sementara pertumbuhan ekonomi Indonesia sedikit melambat pada kuartal kedua tahun ini, meskipun data yang dirilis oleh badan statistik pada hari Rabu masih melampaui ekspektasi berkat pengeluaran rumah tangga dan pemerintah yang kuat.
Ekonomi terbesar di Asia Tenggara ini tumbuh 5,3 persen pada April-Juni, dibandingkan dengan 5,6 persen yang terlihat pada tiga bulan sebelumnya. Namun, angka tersebut lebih baik daripada proyeksi 5,1 persen dalam survei ekonom oleh Bloomberg.
Pengeluaran rumah tangga, yang mencakup lebih dari setengah produk domestik bruto, meningkat 5,1 persen.
Walau melambat, angka di atas ekspektasi membuat pelaku pasar menyatakan optimisme terhadap berlanjutnya pemulihan ekonomi domestik.
Editor: Irdiya Setiawan
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
