Media Asuransi, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir menguat tipis pada perdagangan Selasa,14 Juli 2026. IHSG naik tipis 0,03 persen (1,6 poin) ke level 6.039 di tengah situasi geopolitik Timur Tengah yang makin memanas.
|Baca juga: IHSG Ditutup Menguat Tembus Level 6.000
Investor cenderung melakukan aksi ambil untung karena IHSG telah naik cukup signifikan dalam dua hari. Namun pelemahan yang dipicu penjualan saham perbankan, seperti BBCA, BBRI dan BMRI tidak sempat terjadi karena tertahan kenaikan harga saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) sebesar 4,33 persen. Untuk diketahui, BREN merupakan saham berkapitalisasi terbesar kedua di Bursa Efek Indonesia dengan market cap sebesar Rp450 triliun, sehingga pergerakannya memberi pengaruh signifikan terhadap arah IHSG.
Sementara pasar saham Asia balik arah menguat pada perdagangan hari Selasa sore melewati sesi yang bergejolak karena dipicu pernyataan Presiden AS Donald Trump yang mengatakan AS akan memberlakukan kembali blokade terhadap pengiriman Iran dan akan memungut biaya 20 persen untuk kargo yang melintasi Selat Hormuz.
|Baca juga:IHSG Sesi I Lanjut Menguat
|Baca juga: S&P Mengafirmasi Rating dan Outlook Indoneisa, Ini Komentar Ketua Dewan Komisioner OJK
Pasar saham Asia menguat karena dipicu data surplus perdagangan China di bulan Juni sebesar US$125,6 miliar. Nilai ekspor China dalam denominasi dolar AS naik 27 persen secara tahunan pada Juni. Di sisi lain, impor China melonjak 36 persen pada Juni, mencatat pertumbuhan tertinggi sejak Juni 2021.
Editor: Irdiya Setiawan
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

